Breaking News
Rabu, 13 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Massa Desak Presiden Prabowo Kirim Tentara ke Gaza

Ia juga berharap, aksi yang dilaksanakannya itu dapat menyebarkan seluas-luasnya ajakan kepada seluruh masyarakat terutama umat Muslim

Tayang:
Editor: mufti
SERAMBI/HENDRI
AKSI DUKUNG PALESTINA – Ratusan warga Aceh dari kelompok One Ukhuwah Muslimin dan Muslimah Aceh (UMMAh) mengadakan aksi mendukung Palestina di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Minggu (4/5/2024). Mereka mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk berperan aktif dalam membela rakyat Palestina dari kekejaman Zionis Israel. 

Kita berharap Indonesia juga bisa bekerja sama dengan negara-negara OKIyang lain, mengorganisasi, dan kemudian memobilisasi tentara ke Palestina. Firza Kutaraja, Humas Aksi Bela Palestina One UMMAh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ratusan warga Aceh yang tergabung dalam One Ukhuwah Muslimin dan Muslimah Aceh (UMMAh) menggelar aksi akbar bela Palestina di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Minggu (4/5/2024). Dalam aksi tersebut massa mendesak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto agar mengambil peran aktif dalam membela rakyat Palestina supaya terbebas dari kezaliman zionis Israel. 

“Kita berharap Indonesia juga bisa bekerja sama dengan negara-negara OKI (Organisasi Kerja Sama Islam) yang lain, mengorganisasi, dan kemudian memobilisasi tentara ke Palestina,” kata Humas aksi bela Palestina One UMMAh, Firza Kutaraja. 

Firza menekankan, adanya dorongan pengiriman tentara ke Palestina ini bukan bertujuan melakukan serangan besar-besaran, melainkan untuk memberi tekanan dan mengusir zionis Israel dari wilayah Palestina. “Karena Israel ini hanya mengerti bahasa kekerasan. Jadi mereka itu berkali-kali telah melanggar aturan internasional maupun juga kejahatan senjata,” ujarnya.

Firza mengungkap, sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim terbanyak di dunia, Indonesia mestinya tidak hanya mengambil peran diplomatik. Tetapi juga harus mendorong dewan keamanan dunia agar mengerahkan pasukan ke Palestina. 

“Meskipun di sana ada veto Amerika, juga kemudian ada veto Perancis dan negara lain, tapi mungkin kita bisa melakukan dorongan yang lebih luas demi saudara kita di Palestina,” ungkapnya. 

Firza juga menuturkan, urgensi pihaknya melakukan aksi hari ini merupakan bagian dari upaya menyadarkan dunia internasional bahwa masalah di Palestina tidak boleh diabaikan. 

Hal itu mengingat kondisi kehidupan di Negeri Para Nabi itu sudah dalam keadaan sangat buruk, mulai dari sanitasi tidak memadai hingga nyaris tidak ada bantuan kemanusiaan yang bisa masuk. 

“Dan ini merupakan tragedi kemanusiaan terbesar di abad 21 sekarang, di mana kita menyuruhkan perdamaian dunia, HAM, dan sebagainya, tapi ternyata di dekat kita itu ada satu entitas yang masih terzalimi,” jelasnya. 

Ia juga berharap, aksi yang dilaksanakannya itu dapat menyebarkan seluas-luasnya ajakan kepada seluruh masyarakat terutama umat Muslim untuk tetap membuka mata terhadap persoalan yang dihadapi warga Palestina. 

“Persoalan kemanusiaan ini itu lebih penting daripada persoalan-persoalan lain seperti misalnya lingkungan dan hewan. Bukan menafikan itu, tapi ini yang mati dalam jumlah ribuan dan jutaan adalah manusia. Bagaimana kita bisa berdiam diri, merasa tenang dengan kematian yang setiap harinya terjadi dan itu disiarkan di mana-mana,” ungkapnya.(ra

 

Serukan Konsisten Boikot Produk Pro-Israel

Tak hanya meminta Presiden mengirim tentara ke Palestina, dalam aksi ini massa juga kembali menyampaikan seruan boikot terhadap produk-produk yang terafiliasi atau pro dengan Israel. Menurut Firza, seruan boikot ini merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan oleh masyarakat di tengah kondisi keterbatasan membendung kezaliman Israel terhadap warga Palestina. 

“Beberapa brand yang kita ketahui secara langsung, secara internasional, mereka mengumumkan dukungan kepada Israel, maka secara pribadi orang-orang, kita menyuruh untuk memboikot itu,” ucapnya. 

Ia menambahkan, seruan boikot ini tidak dilakukan secara paksaan. Setiap melakukan aksi mereka akan konsisten menyuarakan hal tersebut sebagai bentuk dukungan paling sederhana dalam membela Palestina. “Boikot ini dilakukan secara mandiri, karena ini kan tergantung pribadi masing-masing,” katanya. Amatan Serambi, dalam aksi hari ini massa yang bekerja sama dengan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) juga melakukan penggalangan dana, dimana donasi bisa diberikan secara langsung dan melalui QR Code yang disediakan di lokasi acara.(ra)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved