Senin, 8 Juni 2026

Napi Tewas Buntut Pesta Miras Oplos Parfum di Lapas Bukittinggi Jadi 3 Orang, Satu Masih Kritis

Korban ketiga meninggal dunia di Rumah Sakit Achmad Muchtar (RSAM) Bukittinggi setelah menjalani perawatan selama empat hari, Sabtu (3/5/2025) malam.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
TribunPadang.com/Muhammad Iqbal
NARAPIDANA KERACUNAN - Para pasien dari warga binaan Lapas Kelas IIA Bukittinggi yang keracunan akibat minuman oplosan, Rabu (30/4/2025) malam. Sebanyak 1 pasien masih dirawat inap di RSUD Achmad Mochtar gedung Ambun Suri Bukittinggi. 

SERAMBINEWS.COM, PADANG – Jumlah narapidana yang meninggal dunia akibat pesta minuman keras oplosan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bukittinggi, Sumatera Barat, bertambah menjadi tiga orang.

Satu orang lainnya masih dalam kondisi kritis dan dirawat di rumah sakit.

Korban ketiga meninggal dunia di Rumah Sakit Achmad Muchtar (RSAM) Bukittinggi setelah menjalani perawatan selama empat hari, Sabtu (3/5/2025) malam.

 Sebelumnya, dua orang napi dilaporkan meninggal dunia pada Rabu (30/4/2025).

Satu korban mengembuskan napas terakhir di RSUD Bukittinggi, dan satu lagi di RSAM Bukittinggi.

"Sabtu kemarin meninggal lagi di RSAM Bukittinggi. Sekarang yang masih dirawat tinggal 1 orang," kata Direktur Utama RSAM Bukittinggi Busril Yant, Senin (5/5/2025). 

Busril menjelaskan seluruh napi yang meninggal didiagnosis mengalami keracunan alkohol.

"Diagnosanya sama yaitu keracunan alkohol," jelas Busril. Ia menambahkan, satu orang napi yang masih dirawat kini dalam kondisi stabil dan dirawat di bangsal rawat inap.

Secara keseluruhan, ada 23 narapidana yang dilarikan ke rumah sakit setelah diduga mengonsumsi minuman oplosan.

Satu orang dirawat di RSUD Bukittinggi dan meninggal dunia, sementara 22 lainnya dirawat di RSAM Bukittinggi.

Dari jumlah tersebut, dua orang meninggal dunia, satu masih dirawat, dan 19 lainnya telah dipulangkan.

Baca juga: Gadis 15 Tahun di Jombang Dirudapaksa 3 Pria, Dicekoki Miras dan Diancam Dibunuh

 Kapolresta Bukittinggi Kombes Pol Yessy Kurniati membenarkan adanya insiden keracunan massal di dalam Lapas.

"Benar. Ada kejadian warga binaan Lapas Bukittinggi yang keracunan massal kemarin," kata Yessy, Kamis (1/5/2025).

 Yessy menjelaskan, satu orang napi meninggal di RSUD Bukittinggi, sedangkan dua lainnya meninggal di RSAM Bukittinggi.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Barat Marselina Budiningsih menyebut pihaknya telah membentuk tim investigasi bersama Polresta Bukittinggi.

 "Kita bersama Polresta Bukittinggi bentuk tim investigasi terkait kasus ini ya," kata Marselina kepada wartawan di Bukittinggi, Kamis (1/5/2025).

Marselina menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan awal, para napi diduga mengoplos alkohol yang biasa digunakan untuk bahan parfum dengan minuman sachet, batu es, dan air, lalu mengonsumsinya bersama-sama.

 "Kemudian minuman itu diminum bersama-sama oleh warga binaan sehingga menyebabkan keracunan," jelas Marselina.

Ia menegaskan, jika ditemukan adanya unsur kelalaian, maka pihaknya akan mengambil langkah tegas.

 "Jika ada kelalaian akan kita proses sesuai dengan ketentuan," kata Marselina.

Baca juga: Zulkifli Ditangkap Bareskrim Polri saat Bawa 5 Karung Berisi 99 Kg Sabu di Langsa

Baca juga: VIDEO - Harga Emas di Banda Aceh Turun Rp 750 Ribu per Mayam dalam Dua Pekan

Baca juga: VIDEO Usai Bandara Ben Gurion Israel Dirudal, Netanyahu Janji Akan Balas Houthi

Artikel ini telah tayang di Kompas.com 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved