Langsa

Pimpinan DPRK Langsa Teken Komitmen Percepatan Pelantikan Wali Kota dan Wakil 

Surat pernyataan itu ditandatangani Ketua DPRK Langsa, Melvita Sari, Wakil Ketua I Burhansyah, Wakil Ketua II Naoma Khairil, Ketua Fraksi PAN Ngatiman

Penulis: Zubir | Editor: Eddy Fitriadi
SERAMBINEWS.COM/ZUBIR
ORASI - Seorang ibu berorasi di depan massa lainnya di sekretariat DPRK Langsa. Pimpinan DPRK Langsa Teken Komitmen Percepatan Pelantikan Wali Kota dan Wakil.  

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Langsa berkomitmen secepatnya menyelesaikan pengambilan sumpah jabatan, pelantikan dan serah terima jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Langsa masa jabatan tahun 2025-2030 pada pertengahan bulan Mei 2025. 

Komitmen itu disampaikan pimpinan, ketua fraksi dan anggota DPRK Langsa kepada demonstran yang melakukan aksi unjuk rasa ke gedung DPRK Langsa melalui surat pernyataannya.

Surat pernyataan itu ditandatangani Ketua DPRK Langsa, Melvita Sari, Wakil Ketua I Burhansyah, Wakil Ketua II Naoma Khairil, Ketua Fraksi PAN Ngatiman, Ketua Fraksi PA Zulkifli Latif, Ketua Fraksi PKS Zulfahmi, Ketua Fraksi Langsa Juara, Saifullah, dan Ketua Fraksi Gerhana, Irwanto. 

Aksi unjuk rasa desakan segera dilaksanakannya pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Langsa terpilih Jeffty Sentana S Putra dan Muhammad Haikal Alfisyahrin, berakhir sekitar pukul 14.00 WIB.

Namun sebelum membubarkan diri, ratusan massa dari berbagai elemen sipil maupun keuchik di Kota Langsa ini menyantap makan siang bersama kuah beulangong daging sapi yang mereka masak di Kantor DPRK Langsa ini.

Demonstran Tutut Elite Dewan Sudahi Pertikaian

Aksi demo dilakukan Solidaritas Masyarakat Sipil (SOMASI) Kota Langsa ke gedung DPRK Langsa, Kamis (8/5/2035) juga menuntut elite dewan di DPRK Langsa segera mengkahiri (sudahi-red) pertikaian.

"Pilkada di Langsa telah berakhir, tidak ada lagi kelompok A, kelompok B, sekarang sudah waktunya bersatu tanpa ada perbedaan," sebut Roby, mewakili para pendemo. 

Selain itu, para pendemo juga meminta para wakil rakyat dan elit dewan di DPRK Langsa untuk mengakhiri pertikaian mereka, mereka tidak kenal tim 14 atau tim 11. (Dua kubu koalisi partai di DPRK-red) 

Para dewan harus menghilangkan ego masing-masing dan bekerja dengan mengedepankan kepentingan rakyat Kota Langsa, bukan kepentingan kelompok atau partai.

"Semua anggota dewan harus bersatu dan menuntaskan tugas-tuga diamanahkan rakyat, agar proses pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Langsa dapat segera dilakukan," sebut demonstran.

Demonstran Tuntut Tanggal Pelantikan Wali Kota

Para demonstran yang melakukan aksi unjuk rasa ke DPRK Langsa menuntut kepada dewan tanggal pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Langsa terpilih. 

"Kami minta diberitahukan hari ini tanggal berapa pelantikan Wali Kota dan Wali Kota Langsa, kami tidak mau mendengar lain," ucap pendemo di depan sejumlah anggota DPRK Langsa.

Salah seorang pendemo, Chaidir, juga meminta pihak dewan bisa menujukan bukti bahwa proses AKD di DPRK Langsa telah berjalan, jika ada mereka akan membuarkan diri kembali ke rumah masing-masing. 

Wakil Ketua DPRK Langsa Burhansyan, yang berdiri di hadapan massa menjawab, bahwa saat ini proses Alat  Kelengkapan Dewan (AKD) di DPRK Langsa sedang beproses atau dibahas.

Bila AKD ini selesai hari ini, maka penjadwalan pelantikan Wali Kota dan Wali Kota Langsa terpilih sudah bisa langsung diusulkan kepada Pemerintah atau Gubernur Aceh. 

"Jika AKD selesai hari ini, ya besok besok kita meminta jadwal pelantikannya kepada Pemerintah Aceh, karena jadwal yang menentukan di sana," sambung anggota DPRK Langsa, Ngatiman.

Massa Geruduk Sekretariat DPRK Langsa 

Seratusan massa yang tergabung dalam Solidaritas Masyarakat Sipil (SIPIL) Kota Langsa, Kamis (8/5/2025) siang ini menggeruduk DPRK Langsa.

Mereka datang untuk mempertanyakan pelantikan Wali Kita dan Wakil Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra M Haikal Alfisyahrin, yang hingga kini belum ada kejelasan atau kepastiannya.

Kedatangan para demonstran gabungan dari berbagai elemen dan masyarakat ini ke gedung wakil rakyat tersebut mendapat pengawalan ketat aparat keamanan Polres Langsa

Para demonstran yang sebelumnya berkumpul di Lapangan Merdeka Langsa, sekitar pukul 10.20 WIB mulai bergerak dengan berjalan kaki ke Sekretariat DPRK Langsa di Jalan Cut Nyak Dhien Langsa

Mereka datang dengan membawa berapa spanduk panjang berwarna putih ditulis dengan warna hitam yang berisi kata-kata "segeralah lantik Wali Kota dan Wakil Wali Kota Langsa, jangan tunda kehendak rakyat".

Saat ini dekonstran berkontrasi di satu titik tepat di area halaman persisnya di depan pintu masuk gedung DPRK Langsa yang dipagar betis aparat Kepolisian dan Satpam DPRK setempat. 

"Kami datang menegakan konstitusi negara, ini lembaga terhormat dan orang yang ada di dalamnya tentu juga orang-orang berpendidikan, namun kemana mereka semua," teriak salah seorang pendemo, Roby. 

Menurutnya, massa yang datang ini bukan membawa kepentingan kelompok manapun, tapi mereka datang membawa suara dan kepentingan rakyat Kota Langsa dan membawa pesan damai.

Masyarakat menuntut kapan pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Langsa, untuk tegaknya konstitusi dan demokrasi di negara ini, jangan biarkan mereka mengambil alih gedung dewan, membuat sidang paripurna sendiri. 

"Jika tidak ada 25 orang anggota dewan di sini yang telah kami pilih, maka kami sebagai rakyat akan masuk dan menguasai gedung ini, dan segera membuat sidang paripurna rakyat untuk melantik Wali Kota dan wakil Wali Kota Langsa terpilih," sebutnya lagi.(*) 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved