Minggu, 12 April 2026

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Tegaskan Pendidik Terlibat Narkoba dan Judi Online Diminta Mundur

Bupati Tarmizi mengungkapkan keprihatinan mendalam atas meningkatnya kasus narkoba yang kini tidak hanya menyasar remaja, namun juga anak-anak...

Penulis: Sadul Bahri | Editor: Eddy Fitriadi
dok Kominsa
FOTO BERSAMA - Para kepala sekolah se-Aceh Barat, tingkat TK, SD dan SMP foto bersama Bupati dan wakil Bupati yang berlangsung di pendopo bupati di Meulaboh, Jumat (16/5/2025). 

Laporan Sa’dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengambil sikap tegas terhadap maraknya penyalahgunaan narkoba dan judi online, bahkan di kalangan pendidik.

Dalam sebuah pertemuan silaturahmi yang berlangsung di Pendopo Bupati, Jumat (16/5/2025), Bupati Aceh Barat Tarmizi SP bersama Wakil Bupati Said Fadheil memberi peringatan keras kepada seluruh kepala sekolah TK, SD, SMP, Majelis Pendidikan Daerah (MPD), serta para pengawas sekolah.

Bupati Tarmizi mengungkapkan keprihatinan mendalam atas meningkatnya kasus narkoba yang kini tidak hanya menyasar remaja, namun juga anak-anak usia sekolah dasar.

“Ironis sekali, narkoba kini dijual dalam paket seharga Rp50 ribu, dan isinya adalah oplosan berbahaya yang bisa merusak masa depan anak-anak kita,” ujarnya prihatin.

Lebih memprihatinkan lagi, lanjut Tarmizi, muncul indikasi adanya oknum pendidik yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba dan praktik judi online. Atas dasar itu, ia menyampaikan ultimatum keras.

"Kepala sekolah dan guru yang terbukti terlibat, kami minta segera mundur. Jangan menunggu kami bertindak," tegasnya di hadapan ratusan peserta pertemuan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tarmizi juga menekankan pentingnya keteladanan dari para pendidik. Menurutnya, membentuk karakter generasi muda yang tangguh tidak bisa lepas dari peran guru sebagai panutan.

“Kalau mau merokok, jangan di lingkungan sekolah. Pendidikan yang baik dimulai dari contoh yang baik,” katanya dengan nada serius.

Ia menyerukan agar lingkungan sekolah menjadi tempat yang bersih, sehat, dan bebas dari pengaruh negatif.

“Guru bukan hanya mengajar, tapi juga mendidik dengan tindakan. Kita butuh guru yang menjadi inspirasi, bukan malah jadi masalah,” imbuhnya.

Lebih jauh, Bupati juga mengajak seluruh elemen pendidikan dan orang tua untuk bersama-sama menerapkan pola hidup bersih dan disiplin, baik di sekolah maupun di rumah. Menurutnya, keberhasilan membangun generasi muda yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia sangat ditentukan oleh lingkungan yang mendukung.

“Kebersihan lingkungan, kesadaran akan bahaya narkoba, dan keterlibatan aktif orang tua akan menciptakan generasi tangguh yang siap memajukan daerah ini,” tuturnya.

Bupati Tarmizi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Barat akan terus berkomitmen dalam upaya pencegahan narkoba sejak dini. Ia menutup pertemuan dengan menyampaikan bahwa pendidikan dan kesehatan akan menjadi dua fondasi utama dalam pembangunan daerah ke depan.

“Tidak ada pembangunan tanpa generasi sehat dan terdidik. Itu sebabnya, kami tidak akan kompromi terhadap siapapun yang merusak masa depan anak-anak Aceh Barat,” pungkasnya.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved