Breaking News

Lhokseumawe

Mahasiswa UNIRAZAK Malaysia Kunjungi FISIP Unimal, Perkuat Kolaborasi Akademik dan Budaya ASEAN

Educational Trip merupakan bagian dari program pertukaran edukatif lintas negara yang bertujuan memperkuat hubungan akademik...

Penulis: Jafaruddin | Editor: Eddy Fitriadi
Dok Panitia 
KUNJUNGAN AKADEMIK - Mahasiswa University Tun Abdul Razak (UNIRAZAK) Malaysia kunjungan akademik ke Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Malikussaleh, Selasa (20/5/2025) yang diterima wakil dekan dan dosen. 

Laporan Jafaruddin I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Malikussaleh menyambut Educational Trip (kunjungan akademik) dari mahasiswa University Tun Abdul Razak (UNIRAZAK) Malaysia, Selasa (20/5/2025).

Educational Trip merupakan bagian dari program pertukaran edukatif lintas negara yang bertujuan memperkuat hubungan akademik serta memperdalam pemahaman budaya antara Indonesia dan Malaysia, khususnya dalam konteks komunitas ASEAN.

Acara pembukaan berlangsung di Aula FISIP Universitas Malikussaleh dan dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan III FISIP, Subhani, M.Si.

Saat membuka acara tersebut, Subhani menyampaikan sambutan hangat kepada delegasi mahasiswa UNIRAZAK.

Ia menekankan pentingnya pertukaran pelajar sebagai sarana membangun pemahaman global dan jejaring akademik lintas batas.

“Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan, tetapi ruang pembelajaran lintas negara. Mahasiswa akan lebih peka terhadap isu global, belajar menghargai keberagaman, dan menumbuhkan jejaring akademik sejak dini,” ungkap Subhani.

Meskipun Rektor Universitas Malikussaleh, Prof Dr Herman Fithra, dan Dekan FISIP, Teuku Zulkarnain, PhD, berhalangan hadir karena ada kegiatan di kampus reuleut, keduanya menitipkan salam hangat kepada seluruh tamu dari UNIRAZAK Malaysia, serta menyampaikan harapan agar kegiatan ini menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan.

“Kami berharap kolaborasi ini tidak berhenti di sini. Ke depan, kami juga berharap Universitas Malikussaleh dapat melakukan kunjungan balasan ke UNIRAZAK untuk mempererat kerja sama akademik dan budaya antar kedua lembaga,” demikian pesan yang disampaikan melalui perwakilan panitia.

Pertemuan ini juga menghadirkan pemaparan dari Ketua Center for Information of Samudra Pasai Heritage (CISAH), Abdul Hamid, atau yang akrab disapa Abel, yang memperkenalkan sejarah Kerajaan Samudra Pasai sebagai peradaban Islam dan maritim yang berjaya di Asia Tenggara.

Dalam sesi dialog budaya tersebut, mahasiswa Malaysia diajak menelusuri jejak sejarah yang menjadi jembatan penghubung antara Nusantara dan Semenanjung Melayu.

“Samudra Pasai adalah akar sejarah yang menyatukan wilayah kita dalam jaringan perdagangan dan keilmuan Islam pada masa lalu. Kami sangat senang bisa membagikan pengetahuan ini kepada sahabat-sahabat kita dari Malaysia,” ujar Abel.

Sementara itu, mewakili pihak UNIRAZAK Malaysia, Puan Nur Ashikin binti Kamil menyampaikan rasa bahagia dan terima kasih atas sambutan yang begitu hangat dari pihak Universitas Malikussaleh.

Ia juga menyampaikan kekagumannya terhadap pelaksanaan syariat Islam di Aceh, adat istiadat masyarakat, serta kekayaan kuliner khas Aceh yang mereka nikmati selama kunjungan.

“Kami sangat tersentuh dengan sambutan luar biasa dari Unimal. Pengalaman kami di Aceh sangat berkesan—kami belajar tentang budaya, sejarah, dan juga menikmati keindahan adat serta makanan tradisional Aceh. Kami merasa seperti berada di rumah sendiri,” tutur Puan Nur Ashikin.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved