Selasa, 2 Juni 2026

Berita Abdya

Pakai Celana Pendek Saat Jogging, Sejumlah Pemuda Dinasihati Dipinggir Jalan

“Kami berharap agar warga Abdya baik laki-laki maupun perempuan tetap menjaga auratnya, meskipun sedang melakukan aktivitas jogging.” Abu Muhammad Dah

Tayang: | Diperbarui:
Editor: mufti
SERAMBI/MASRIAN MIZANI
BERI PEMBINAAN - Personel Satpol PP dan MPU Abdya sedang memberi pembinaan kepada sejumlah remaja yang mengenakan celana pendek saat jogging di kompleks Perkantoran Abdya, Desa Keude Paya, Kecamatan Blangpidie, Kamis (22/5/2025). 

“Kami berharap agar warga Abdya baik laki-laki maupun perempuan tetap menjaga auratnya, meskipun sedang melakukan aktivitas jogging.” Abu Muhammad Dahlan, Ketua MPU Abdya 

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE – Sejumlah pemuda yang mengenakan celana pendek saat olahraga atau jogging dinasihati oleh anggota Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) dan Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol dan WH) Aceh Barat Daya (Abdya).

Pembinaan ditempat dilakukan di jalan kompleks Perkantoran Abdya, Desa Keude Paya, Kecamatan Blangpidie, Kamis (22/5/2025). Ketua MPU Abdya, Abu Muhammad Dahlan menyampaikan, pembinaan tersebut dilakukan sebagai upaya saling mengingatkan atas pelanggaran syariat Islam.

“Kita sesama manusia saling mengingatkan atas pelanggaran-pelanggaran syariat terhadap hukum-hukum Allah. Kami berharap agar warga Abdya baik laki-laki maupun perempuan tetap menjaga auratnya, meskipun sedang melakukan aktivitas jogging,” kata Abu Dahlan.

Hal ini untuk menyelamatkan diri dari siksaan kubur, hari mahsyar, dan neraka. “Karena sesungguhnya yang kita tuju itu adalah surga Allah SWT,” ucap Abu Dahlan.

Sementara Kasatpol PP dan WH, Hamdi meminta kepada seluruh masyarakat untuk memperhatikan hal-hal yang melanggar qanun, khususnya tentang berpakaian yang tidak melanggar syariat.

“Kita berharap dengan hadirnya MPU dengan tausiah-tausiahnya bisa menyadarkan para pelanggar untuk menjadi pelajaran. Ke depannya, kita akan tingkatkan lagi pengawasan-pengawasan seperti ini sehingga dapat meminimalisir pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat Abdya,” ujar Hamdi.

Menurut Hamdi, aktivitas jogging itu penting untuk kesehatan dan kebugaran tubuh. Tapi, yang paling penting itu adalah menjaga aurat sesuai dengan anjuran Islam. “Apalagi daerah kita adalah negeri bersyariat," kata Hamdi.

Hamdi menyebutkan, kegiatan jogging sering dilakukan warga Abdya di jalan kompleks Perkantoran Abdya, Desa Keude Paya, Kecamatan Blangpidie. Lokasi ini, sangat ramai didatangi warga pada saat pagi dan sore hari, apalagi di hari-hari libur.

Hamdi mengaku, pihaknya sering mendapatkan laporan dari warga terkait pakaian yang dikenakan oleh muda-mudi saat jogging di tempat tersebut yang tidak sesuai dengan syariat Islam.

Pihaknya rutin melakukan patroli pengawasan ke lapangan dengan cara menegur dan mengingatkan warga yang melakukan jogging dengan mengenakan pakaian terbuka aurat.

"Memang banyak kita temukan laki-laki yang mengenakan celana pendek, perempuan berpakaian ketat dan berbentuk lekuk tubuh, tentu ini melanggar Qanun Nomor 11 tahun 2002 tentang Pelaksanaan Syariat Islam Bidang Aqidah, Ibadah, dan Syiar Islam," jelas Hamdi.

Ia mengimbau agar warga yang melaksanakan jogging tetap mengenakan pakaian tertutup aurat. Jika kedapatan akan diberikan teguran dan pembinaan di tempat. "Jika kedapatan lagi, maka akan kita proses sesuai dengan ketentuan qanun," pungkas Hamdi.(m)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved