Selasa, 28 April 2026

Berita Bisnis

Kabar Gembira! Aceh Segera Miliki Pabrik Minyak Goreng, Mualem Teken MoU dengan PT Flora Agung Grup

Khususnya melalui pengembangan sektor industri dan agribisnis, terutama pembangunan pabrik minyak goreng di Aceh.

Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Saifullah
BIRO ADPIM SETDA ACEH
TEKEN MOU – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf didampingi Plt Sekda Aceh secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Flora Agung Grup dalam acara yang digelar di Meuligoe Gubernur Aceh, Selasa (27/5/2025). 

Laporan Rianza Alfandi | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Pemerintah Aceh resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Flora Agung Grup dalam acara yang digelar di Meuligoe Gubernur Aceh, Selasa (27/5/2025).

Penandatanganan MoU ini dilakukan langsung oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, yang didampingi Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Aceh, M Nasir. 

Sementara dari pihak perusahaan, hadir langsung CEO PT Flora Agung Grup, Ivansyah, beserta jajaran direksi lainnya.

Kesepakatan ini menandai dimulainya kerja sama penting antara Pemerintah Aceh dan sektor swasta dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Khususnya melalui pengembangan sektor industri dan agribisnis, terutama pembangunan pabrik minyak goreng di Aceh. 

Dalam sambutannya, Gubernur Mualem menyambut baik kesepakatan ini dan menekankan pentingnya komitmen dalam merealisasikan kerja sama tersebut. 

“Pada prinsipnya kami sangat mendukung kerja sama ini demi kemajuan pembangunan Aceh,” kata Gubernur. 

“Kami berharap komitmen dari pihak perusahaan benar-benar diwujudkan dalam bentuk aksi nyata,” ujar Mualem.

CEO PT Flora Agung Grup, Ivansyah menyampaikan, MoU ini merupakan langkah awal untuk pengembangan berbagai sektor penting di Aceh, terutama industri pengolahan hasil perkebunan, peternakan, hingga perikanan.

Salah satu program yang akan dieksekusi dalam kerja sama ini adalah pembangunan pabrik kilang (refinery) untuk mengolah kelapa sawit mentah (CPO) menjadi produk minyak goreng dengan merek lokal berlabel Aceh. 

Ivansyah menyebut, wacana pembangunan pabrik minyak goreng ini bermula dari melihat potensi sektor sawit di Aceh sangat besar, namun belum tergarap optimal.

"Kami melihat peluang besar di Aceh untuk mengembangkan industri pengolahan sawit,” urai Ivansyah. 

“Hingga saat ini, belum ada pabrik di Aceh yang mengolah CPO menjadi minyak goreng siap konsumsi,” papar dia. 

“Ini akan menjadi langkah awal menuju kemandirian industri daerah," ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa PT Flora Agung Grup merupakan perusahaan yang bergerak di berbagai sektor strategis seperti perkebunan, peternakan, perikanan, serta industri pengolahan. 

“Kami berkomitmen untuk berinvestasi secara berkelanjutan di Aceh dan mendukung pembangunan ekonomi lokal berbasis sumber daya alam daerah,” pungkasnya.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved