Senin, 27 April 2026

Video

VIDEO Balas Dendam Membara: Al-Qassam Hancurkan Israel, Gaza Bergejolak Hebat!

Militer Hamas, melalui sayapnya Brigade Al-Qassam, kembali mengintensifkan perlawanan terhadap pasukan Israel di Jalur Gaza

Editor: Fadia Azzahara

SERAMBINEWS.COM - Militer Hamas, melalui sayapnya Brigade Al-Qassam, kembali mengintensifkan perlawanan terhadap pasukan Israel di Jalur Gaza. 

Serangan-serangan sporadis yang dilancarkan Al-Qassam dilaporkan telah menyebabkan korban jiwa dan luka di pihak Israel.

Pada Minggu, 25 Mei, Al-Qassam mengonfirmasi keberhasilan menargetkan sejumlah tentara Israel yang sedang berpatroli di Al-Atatra, Beit Lahia, Gaza utara. 

Baca juga: VIDEO Detik-detik Al-Qassam Takbir: Tank Israel Meledak Akibat Hantaman Rudal P-29

Sebuah pernyataan dari Al-Qassam mengungkapkan bahwa setelah aksi tersebut, para pejuang mereka melaporkan telah menyerang patroli infanteri Zionis dengan peluru anti-personil, yang mengakibatkan beberapa tentara tewas dan terluka. Serangan ini diutarakan sebagai bentuk pembelaan terhadap penderitaan rakyat Palestina di Gaza.

Tidak hanya itu, Brigade Al-Qassam juga merinci dua operasi terpisah yang terjadi pada Senin, 26 Mei, di Kota Al-Qarara, sebelah timur Khan Yunis di Gaza selatan. 

Dalam insiden tersebut, pejuang Al-Qassam disebut telah menanam dan meledakkan alat peledak berdaya tinggi di dalam sebuah rumah yang menjadi tempat persembunyian pasukan Israel. Selain itu, mereka juga menargetkan tentara Israel di lokasi tersebut dengan rudal antipersonel. 

Akibatnya, struktur bangunan rumah itu runtuh, menyebabkan jatuhnya korban di pihak Israel.

Baca juga: VIDEO Insiden Penembakan di Shujaiyya: Tentara Israel Tewas di Tangan Sniper Al-Qassam

Sebagai informasi, rezim Zionis masih terus melancarkan serangkaian serangan di Gaza. 

Situasi yang tak kunjung mereda ini telah memicu bertambahnya korban sipil yang tewas dan terluka. 

Kondisi kemanusiaan di Gaza pun semakin memprihatinkan, dengan banyak warga sipil menghadapi kelaparan dan menipisnya persediaan makanan serta obat-obatan. 

Di samping itu, laporan juga menyebutkan bahwa inisiatif Israel untuk mendistribusikan bantuan melalui zona penyangga tidak berjalan sesuai harapan. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved