Video
VIDEO Trump Larang Iran Serang Balik, Teheran Siap Perang Skala Penuh dengan Amerika
Trump menegaskan bahwa “setiap pembalasan dari Iran akan dibalas dengan kekuatan yang jauh lebih besar.”
SERAMBINEWS.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan Iran akan konsekuensi serius jika negara itu membalas serangan udara AS terhadap tiga situs nuklir di wilayahnya.
Dalam pernyataan tegas di media sosial, Trump menegaskan bahwa “setiap pembalasan dari Iran akan dibalas dengan kekuatan yang jauh lebih besar.”
Pernyataan tersebut disampaikan hanya beberapa jam setelah Trump mengonfirmasi bahwa militer AS telah melancarkan serangan udara ke fasilitas nuklir Iran di Fordow, Natanz, dan Esfahan.
Trump menambahkan, serangan itu melibatkan pesawat B-2 stealth bomber, satu-satunya armada udara yang mampu membawa bom bunker-buster seberat 13.500 kilogram.
Baca juga: Menlu Iran: Serangan AS terhadap Situs Nuklir Iran Memiliki Konsekuensi Abadi
Langkah Amerika ini disebut sebagai keputusan yang sangat berisiko, karena sebelumnya, Iran telah memperingatkan akan adanya balasan jika AS ikut serta dalam operasi militer Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menegaskan, serangan terhadap Iran “akan membawa kerusakan yang tak dapat diperbaiki bagi mereka yang menyerang.”
Sementara itu, Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menanggapi serangan AS dengan mengatakan bahwa perang sudah dimulai sekarang.
Hal itu menandai peningkatan konflik dari serangkaian serangan drone dan rudal menjadi kemungkinan perang besar di Timur Tengah.
Artikel ini telah tayang di Jika Iran Balas AS, Trump Siapkan Serangan Lebih Besar
| VIDEO - Geger! Tembakan Terdengar di Gedung Senat Filipina Saat Upaya Penangkapan Senator |
|
|---|
| VIDEO - Geger! Ahmad Muzani Siapkan Sanksi untuk 2 Juri Final LCC Empat Pilar MPR RI |
|
|---|
| VIDEO - Trump Akui Kagum pada Xi Jinping saat Lawatan ke China |
|
|---|
| VIDEO Rusia Keluarkan Kapal Perang Amankan Kargo Sipil dari Ancaman Amerika |
|
|---|
| VIDEO - Wali Kota di California Didakwa Jadi Agen China, Terancam 10 Tahun Penjara |
|
|---|