Video

VIDEO Israel Langgar Gencatan, Serang Lebanon Selatan Targetkan Panglima Hizbullah

Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan satu orang tewas dan puluhan lainnya terluka akibat serangan itu.

Editor: T Nasharul

SERAMBINEWS.COM - Pasukan Pertahanan Israel (IDF) melancarkan serangan udara menggunakan drone ke Lebanon selatan pada Jumat (27/6/2025).

Serangan tersebut diklaim menewaskan Hassan Mohammad Hamoudi, panglima antitank Hizbullah, namun informasi ini belum dikonfirmasi pihak Hizbullah.

Dikutip dari Tribunnews pada Minggu (29/6/2025), Hamoudi terlibat dalam banyak serangan rudal antitank ke wilayah Israel.

Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan satu orang tewas dan puluhan lainnya terluka akibat serangan itu.

Presiden Lebanon Joseph Aoun, mengecam Israel karena dianggap melanggar kesepakatan gencatan senjata.

Baca juga: Israel Serang Lebanon Selatan saat Berperang dengan Iran, Target Milik Hizbullah Dihancurkan Zionis

Kesepakatan itu menyatakan wilayah selatan Lebanon harus bebas dari kelompok bersenjata non-negara dan pasukan Israel harus ditarik.

Namun hingga kini, pasukan Israel masih berada di lima titik wilayah Lebanon dan melakukan serangan berkala.

Aoun menilai tindakan Israel mengabaikan seruan internasional untuk menurunkan ketegangan di kawasan.

Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam juga menyebut serangan itu sebagai ancaman terhadap stabilitas nasional.

Menurut banyak sumber, Israel telah melanggar gencatan senjata lebih dari 3.700 kali dan menewaskan hampir 200 warga Lebanon.


Artikel ini telah tayang di Serang Lebanon, Israel Mengaku Bunuh Panglima Antitank Hizbullah, IDF 3.700 Kali Melanggar Gencatan, 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved