Aceh Singkil
Cuaca Ekstrem, BPBD Aceh Singkil Imbau Warga Waspada Banjir dan Pohon Tumbang
Setelah sepanjang pagi hingga siang mendung, jelang sore hujan dengan intensitas ringan disertai angin mulai terjadi...
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Eddy Fitriadi
Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Cuaca ekstrem terjadi di wilayah Kabupaten Aceh Singkil.
Setelah sepanjang pagi hingga siang mendung, jelang sore hujan dengan intensitas ringan disertai angin mulai terjadi, Minggu (13/7/2025) sore.
Uniknya di daerah pesisir seperti Singkil Utara, hujan terjadi dalam beberapa menit saja. Setelahnya angin bertiup dari arah barat.
Terkait hal itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Singkil, Al Husni, imbau warga yang tinggal di daerah rawan bencana diimbau waspada banjir, tanah longsor dan pohon tumbang.
"Sehubungan dengan informasi prakiraan cuaca BMKG yang menunjukkan adanya potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan, seperti hujan dan gelombang tinggi, maka dengan ini disampaikan imbauan kepada masyarakat," ujarnya.
Selain waspada terhadap kemungkinan terjadinya banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang, Husni juga mengingatkan warga hindari berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame saat hujan disertai angin kencang dan petir.
Khusus kepada nelayan dan masyarakat pesisir diminta mewaspadai potensi gelombang tinggi.
Nelayan dan warga sebaiknya menunda rencana melaut jika kondisi tidak memungkinkan.
"Segera laporkan kepada BPBD atau aparat setempat jika terjadi keadaan darurat atau bencana di lingkungan sekitar," kata Al Husni.
Pada bagian lain Al Husni menyatakan masyarakat selalu ikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, atau pemerintah daerah melalui kanal komunikasi yang terpercaya.
"Mari bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan demi keselamatan kita bersama," pungkasnya.
Sementara itu berdasarkan pantauan lokasi rawan banjir di Kabupaten Aceh Singkil, sejauh ini masih aman.
Lantaran peningkatan volume air akibat hujan tidak berbarengan dengan musim pasang besar air laut.
Banjir kiriman dari wilayah Subulussalam, Aceh Tenggara dan Pakpak Barat, yang jadi penyebab utama banjir Singkil, tidak terjadi.
Kendati demikian, masyarakat harus tetap siaga. Dengan menyiapkan rencana evakuasi bila banjir tiba-tiba datang.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/BPBD-Aceh-Singkil-terima-bantuan-utk-korban-banjir.jpg)