Selasa, 12 Mei 2026

Video

VIDEO Susupi Hamas, Israel Wajibkan Semua Intelijen Kursus Bahasa Arab

Departemen baru ini juga akan mengajarkan dialek Houthi dan Irak untuk mendukung pekerjaan intelijen Israel.

Tayang:
Editor: T Nasharul

SERAMBINEWS.COM - Direktorat intelijen militer Israel (Aman) dilaporkan mewajibkan seluruh personelnya untuk mempelajari bahasa Arab dan budaya Islam.

Kebijakan ini didorong oleh kegagalan besar keamanan dan intelijen pada 7 Oktober 2023 merujuk pada serangan Banjir Al Aqsa.

Menurut media Ibrani, reformasi ini  diperintahkan oleh Mayor Jenderal Shlomi Binder, kepala intelijen militer Israel.

Dia memerintahkan semua staf intelijen, termasuk mereka yang berada dalam peran teknologi, untuk menerima pelatihan komprehensif ini.

Baca juga: VIDEO - Kacau! Intelijen Israel Kebobolan Lagi, Data Pasukan Elite Bertebaran?

Menurut “The Jerusalem Post”, 100 persen personel akan menyelesaikan studi Islam pada tahun depan, dan 50 persen akan menyelesaikan pelatihan bahasa Arab.

Adapun tujuan jangka panjangnya untuk memastikan bahwa setiap perwira intelijen tingkat brigade dan divisi fasih berbahasa Arab dan memperoleh pengetahuan Islam yang mendalam.

Departemen baru ini juga akan mengajarkan dialek Houthi dan Irak untuk mendukung pekerjaan intelijen Israel.

Militer Israel juga membuka kembali sebuah program berjuluk TELEM yang bertujuan untuk mempromosikan studi bahasa Arab dan Timur Tengah di sekolah-sekolah Israel.


Artikel ini telah tayang di  Tentara Israel akan Ajarkan Bahasa Arab dan Studi Islam ke Personel Intelijen IDF, 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved