Selasa, 12 Mei 2026

Heboh Temuan Emas di Sungai Eufrat, 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak di Dunia, Ada Indonesia

Sebelum 'demam emas' di Suriah, 10 negara berikut dikenal sebagai penghasil emas terbanyak di dunia, termasuk Indonesia.

Tayang:
Editor: Nurul Hayati
(Thinkstock)
ILUSTRASI EMAS BATANGAN - Sebelum 'demam emas' di Suriah akibat mengeringnya sungai Eufrat, 10 negara ini dikenal sebagai penghasil emas terbanyak di dunia. 

Sebelum 'demam emas' di Suriah, 10 negara berikut dikenal sebagai penghasil emas terbanyak di dunia, termasuk Indonesia.

SERAMBINEWS.COM - Dunia dihebohkan dengan 'demam emas' dari jazirah Arab.

Diketahui, sungai Eufrat mengering dan membuat warga Suriah berbondong-bondong mendulang emas.

Fenomena ini pun dikaitkan dengan tanda kiamat.

Sebelum 'demam emas' di Suriah, 10 negara berikut dikenal sebagai penghasil emas terbanyak di dunia, termasuk Indonesia.

Penambangan emas merupakan industri global yang beroperasi di setiap benua, kecuali Antartika.

Emas diekstraksi dari tambang dengan jenis dan skala yang sangat bervariasi.

 Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), emas merupakan logam mulia berwarna kuning yang dapat ditempa dan dibentuk, biasa dibuat perhiasan seperti cincin, kalung (lambangnya Au, nomor atomnya 79, bobot atomnya 196,9665).

Di Indonesia penambangan emas tersebar di berbagai provinsi, termasuk Papua, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan, dan Sumatera Utara.

Dikutip dari World Gold Council, asosiasi perdagangan internasional untuk industri emas, Indonesia tercatat mampu memproduksi emas 140,1 ton per tahun.

Jumlah tersebut, menempatkan posisi kedelapan sebagai negara penghasil emas terbanyak di dunia. 

Sementara posisi pertama ditempati China, produksi emasnya mencapai 380 ton per tahun.

 Adapun harga emas saat ini menyentuh angka 3,389 USD, sebagaimana dikutip dari Gold Price, situs informasi harga emas terkini, termasuk grafik harga emas harian.

Warga di pedesaan Raqqa, Suriah, menggali tepi Sungai Eufrat, setelah air sungai tersebut menyusut dan memunculkan gundukan tanah berkilauan seperti emas.
Warga di pedesaan Raqqa, Suriah, menggali tepi Sungai Eufrat, setelah air sungai tersebut menyusut dan memunculkan gundukan tanah berkilauan seperti emas. (Shafaq News)

Baca juga: Sungai Eufrat Mengering, Warga Suriah Dilanda Demam Emas hingga Dikaitkan dengan Tanda Kiamat

Berdasarkan data yang tersedia di  World Gold Council, berikut 10 negara penghasil emas terbesar di dunia:

1. China

Produksi emas 380,2 ton per tahun.

Dikutip dari Investing News, industri pertambangan emas Tiongkok didominasi oleh operator milik negara.

China juga merupakan salah satu konsumen emas terbesar.

2. Rusia

Produksi emas 330 ton per tahun.

Masih mengutip Investing News, Rusia memiliki beberapa tambang emas besar, tetapi tidak ada yang lebih produktif daripada tambang Olimpiada milik Polyus (MCX:PLZL) di wilayah Ksasnoyarsk Krai, Siberia.

3. Australia

Produksi emas sebanyak 284 ton per tahun.

Australia merupakan rumah bagi beberapa tambang emas besar, termasuk Boddington dan Cadia Valley milik Newmont (TSX:NGT,NYSE:NEM).

Australia juga rumah bagi tambang Tropicana, sebuah usaha patungan antara AngloGold Ashanti (NYSE:AU) dan Regis Resources (ASX: RRL ,OTC Pink:RGRNF)

4. Kanada

Produksi emas 202,1 ton per tahun.

Kanada memiliki sejumlah tambang emas yang sangat besar, yang terbesar adalah Kompleks Malartic Kanada milik Agnico Eagle Mines (TSX:AEM, NYSE:AEM) di Québec.

5. Amerika Serikat

Produksi emas sebanyak 158 ton per tahun.

Aset pertambangan emas terbesar di AS dimiliki oleh Nevada Gold Mines, sebuah perusahaan patungan antara Barrick Gold (TSX:ABX, NYSE:GOLD) dan Newmont, yang terdiri dari Turquoise Ridge, Cortez Complex, dan Carlin Complex.

6. Ghana

Produksi emas 140,6 ton per tahun.

Negara ini merupakan rumah bagi beberapa tambang emas yang sangat produktif, termasuk tambang Ahafo South milik Newmont.

7. Mexico

Produksi emas 140,3 ton per tahun.

Meskipun sebagian besar pertambangan emas Meksiko dikendalikan oleh entitas asing, salah satu operasi terbesarnya, tambang Herradura, dimiliki oleh Fresnillo (LSE:FRES,OTC Pink:FNLPF) yang berbasis di Mexico City.

8. Indonesia

Produksi emas 140,1 ton per tahun.

Indonesia merupakan rumah bagi beberapa operasi pertambangan emas yang signifikan, di antaranya adalah Distrik Pertambangan Grasberg, sebuah usaha patungan antara Freeport-McMoRan (NYSE:FCX) dan PT Indonesia Asahan Aluminium (BUMN).

9. Peru

Produksi emas 136,9 ton per tahun.

Di Peru, produsen yang signifikan di antaranya tambang Yanacocha milik Newmont, dan tambang Shahuindo milik Pan American Silver (TSX:PAAS,NYSE:PAAS).

10. Uzbekistan

Produksi emas sebanyak 129,1 ton per tahun.

Dioperasikan oleh Navoi Mining and Metallurgical Company, tambang emas Muruntau di Uzbekistan merupakan salah satu tambang emas terbesar di dunia.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak di Dunia, Indonesia Masuk Daftar!, 

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved