Berita Aceh Utara

Sensasi Petik Buah di Dalam Screen House Canggih, Melon Ala Jepang Jadi Agroeduwisata

Kunjungan untuk umum akan kita buka mulai 9 hingga 13 Agustus 2025, setiap hari pukul 09.00 hingga 17.00 WIB. Abdul Hamid

Editor: mufti
IST
PETANI MELON - Abdul Hamid SP,i (Owner Miharu Farm), alumni Magang Petani Muda Indonesia ke Jepang kini menjalankan usaha pertanian budidaya Melon Premium ala Negeri Sakura, Jepang. Foto kiriman Abdul Hami 

Kunjungan untuk umum akan kita buka mulai 9 hingga 13 Agustus 2025, setiap hari pukul 09.00 hingga 17.00 WIB. Abdul Hamid, owner Miharu Farm

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON Buah melon premium yang identik dengan Jepang kini bisa dinikmati langsung dari kebunnya di Gampong Peureupok, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara. Bahkan Abdul Hamid, owner Miharu Farm resmi meluncurkan Agroeduwisata Petik Melon Premium dengan sistem full Smart Farming pertama di Aceh Utara. 

Abdul Hamid merupakan jebolan program magang Kementerian Pertanian RI yang selama satu tahun belajar langsung di perusahaan pertanian modern Ouchi Farm, Kabupaten Miharu, Provinsi Fukushima, Jepang. Di sanalah ia mendalami teknik budidaya melon dari hulu ke hilir—ilmu yang kini ia terapkan di tanah kelahirannya.

Agroeduwisata adalah konsep pariwisata yang menggabungkan unsur pertanian (agro), pendidikan (edu), dan rekreasi (wisata). Ini merupakan budidaya kedua yang dilakukan Hamid setelah sukses tahap pertama pada tahun 2024.  “Hari ini (kemarin red) mulai panen perdana untuk tahap kedua,” ujar Abdul Hamid kepada Serambi, Sabtu (9/8/2025). 

Budidaya melon full smart farming ini, kata Hamid, persis seperti yang ia praktikan ketika masih menjalani magang di Negeri Sakura. “Kalau sekarang di Aceh, seperti hanya di tempat kita yang menerapkan full full smart farming,” ungakp Hamid. 

Melon Produk Miharu Farm berdasarkan hasil Uji laboratorium saat ini dinyatakan aman pestisida untuk di konsumsi oleh masyarakat dan ini pertama hadir melon premium dengan sistem smart Farming di Aceh Utara. 

Sistem teknologi yang diterapkan ini efektif dalam mendukung usaha pertanian, yang memanfaatkan sistem setiap tetes embun diatur dengan cermat. Setiap sinar matahari dipantau dan setiap daun yang diperlakukan seperti mahakarya alam. “Melon ini kami rawat dengan perhatian dan dedikasi tanpa batas, dan memastikan mereka tumbuh dengan sempurna,” kata Hamid. 

Disebutkan, dirinya membuat Agroewisata Petik Melon premium adalah untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan membuka peluang pasar yang lebih luas, Dan untuk menumbuhkan semangat generasi muda untuk terjun di sektor pertanian. Untuk periode ini tersedia dua varietas Melon yaitu Sweet Net Dan Sweet Lavender. 

Pengunjung tidak hanya bisa memetik langsung dua varietas melon unggulan, tetapi juga belajar tentang teknologi pertanian presisi ala Jepang, yang mengusung konsep pertanian modern dalam screen house tertutup. “Kunjungan untuk umum akan kita buka mulai 9 hingga 13 Agustus 2025, setiap hari pukul 09.00 hingga 17.00 WIB,” pungkas Hamid.(jaf

 

Buka Kesempatan Magang 

Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan keterampilan siswa khususnya dalam bidang Praktik Kerja Lapangan (PKL), PT Miharu Farm juga membuka kesempatan magang. Salah satunya adalah SMK Negeri 1 Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, resmi menjalin kerja sama dengan PT Miharu Farm yang ditandai dengan Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada 24 Juli 2025. 

Dalam kerja sama ini, siswa SMKN 1 Lhoksukon akan diberi kesempatan menjalani PKL selama satu semester atau 16 pekan di lingkungan kerja yang disediakan PT Miharu Farm. Selain itu, perusahaan juga akan memberikan bimbingan, fasilitas kerja yang kondusif, serta dukungan administratif seperti penandatanganan sertifikat keikutsertaan.(jaf)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved