Berita Lhokseumawe
Seratusan Karateka Perguruan KKI Lhokseumawe Ikuti Ujian Kenaikan Sabuk
Seratusan karateka Perguruan KKI Lhokseumawe, pada Minggu (10/8/2025), mengikuti ujian kenaikan sabuk.
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Seratusan karateka Perguruan KKI Lhokseumawe, pada Minggu (10/8/2025), mengikuti ujian kenaikan sabuk.
Kegiatan sejak pagi hingga sore ini berlangsung di Lapangan Hiraq Lbokseumawe.
Kegjatan dimulai dengan pemanasan, dilanjutkan dengan uji fisik, Kata, gerakan karate, serta uji kemampuan sejumlah bidang lainnya.
Setelah itu baru diumumkan siapa saja yang berhak mendapatkan kenaikan tingkat.
Pembina KKI Lhokseumawe, yang juga Dewan Guru PP KKI, Samsul Yusuf (DAN V Int), menyatakan, ujian kenaikan tingkat merupakan agenda rutin perguruan.
Setahun dua kali, yakni enam bulan sekali.
Sedangkan ujian kenaikan sabuk kali ini merupakan semester pertama ditahun 2025.
Baca juga: Sambut Peraih Medali di Brunei Darussalam, Kapolres Lhokseumawe Guyur Bonus untuk 2 Karateka STC
"Terjadi keterlambatan di semester pertama yang mana seharusnya kita gelar pada Juni lalu," katanya.
Sedangkan keterlambatan, sehubungan banyak agenda lain yang harus dilakukan benerapa waktu lalu, seperti Seleknas KKI, lalu Kejurnas PB Forki di Pekanbaru.
"Serta agenda kejuaraan SEAKF di Brunai Darussalam, dimana ada dua murid kita yang juga mewakili Indonesia," paparnya.
Diuraikan juga, KKI secara menyeluruh di Indonesia koloni terus bangkit dibawah kepemimpinan Oesman Sapta Odang atau kerap dikenal dengan sebutan Bapak Oso.
"KKI di seluruh provinsi di Indonesia kita terus berkembang, sesuai motto dari Bapak OSmsi, KKI BANGKIT," pungkas Samsul Yusuf.(*)
Baca juga: 2 Karateka STC Lhokseumawe Sabet Medali Emas Kejurnas PB Forki di Riau
| Warga Sumut Ditangkap Usai Curi Tas Jamaah Shalat Ashar |
|
|---|
| Pria Asal Sumut Curi Kotak Amal dan Barang Jamaah Masjid di Lhokseumawe, Aksinya Terekam CCTV |
|
|---|
| Warga Lhokseumawe di Jakarta Galang Dana Bangun Balai Pengajian untuk Penyintas Banjir di Aceh Utara |
|
|---|
| Jaksa Tuntut Ibu dan Anak 2 Tahun Penjara dalam Kasus Fidusia, Ganti Rugi Rp51 Juta |
|
|---|
| Jumlah CJH Asal Lhokseumawe yang Berangkat Tahun 2026 Bertambah Satu, Ini Sebabnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Para-murid-KKI-Lhokseumawe-mengikuti-ujian-kenaikan-sabuk.jpg)