Video
VIDEO - Diberi Deadline! Israel Minta Warga Gaza Angkat Kaki Sebelum 7 Oktober
Peringatan ini menjadi sinyal jelas bahwa Israel akan melancarkan pendudukan militer penuh di wilayah berpenduduk 2,3 juta warga Palestina.
SERAMBINEWS.COM - Ketegangan di Jalur Gaza kembali memuncak setelah Pemerintah Israel mengeluarkan ultimatum kepada warga sipil di Kota Gaza untuk mengungsi ke selatan sebelum 7 Oktober 2025.
Peringatan ini menjadi sinyal jelas bahwa Israel akan melancarkan pendudukan militer penuh di wilayah berpenduduk 2,3 juta warga Palestina.
Gaza terbentang sepanjang 41 kilometer dan lebar 10 kilometer serta berbatasan dengan Laut Mediterania, Israel, dan Mesir.
Berdasarkan rencana yang disetujui kabinet keamanan pada Kamis malam (7/8/2025), Pasukan Pertahanan Israel (IDF) akan memerintahkan sekitar satu juta warga untuk meninggalkan rumah mereka.
Warga diminta pindah ke arah selatan Jalur Gaza, ke wilayah yang saat ini dianggap berada di luar zona pertempuran.
Setelah batas waktu 7 Oktober, Israel akan memulai pendudukan militer penuh terhadap Kota Gaza.
Meski keputusan resmi menyebut pendudukan hanya akan difokuskan pada Kota Gaza pada tahap awal, analis militer menilai operasi ini akan meluas ke seluruh wilayah Jalur Gaza yang belum dikuasai Israel.
Serangan besar-besaran ini diklaim sebagai langkah untuk mengalahkan Hamas sepenuhnya sekaligus membebaskan sandera Israel yang masih ditahan, sebagaimana dikutip dari Telegram.
Sekutu Presiden Amerika Serikat, Donald Trump itu meyakini bahwa Hamas tidak akan berhenti menyerang Israel jika tidak dilumpuhkan sepenuhnya. (*)
Host : Siti Masyithah
Editor : Rahmat Erik Aulia
| VIDEO Bawa Pesan Persahabatan, Dubes Baru Korut Jago Bahasa Indonesia |
|
|---|
| VIDEO Pakai Drone Generasi Baru, Iran Serang Tiga Pangkalan AS Sekaligus |
|
|---|
| VIDEO Trump Ancam Akan Lanjut Serang Iran Jika Teheran Tak Setujui Permintaan AS |
|
|---|
| VIDEO Iran Akui Kapal Kargo Bobot 150 Ton Dibom AS di Laut Oman |
|
|---|
| VIDEO UBBG Wisuda 698 Lulusan, Rektor Singgung Situasi Global dan Lapangan Kerja |
|
|---|