Kamis, 23 April 2026

Berita Lhokseumawe

Pengusaha Muda Lhokseumawe Setor Zakat Rp 20 Juta ke Baitul Mal

Ketua Baitul Mal Kota Lhokseumawe, Dr Damanhur Abbas, menerima zakat mal dari pengusaha muda, Lukman Ali Owner Hijrah Store, sebesar Rp 20 juta

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM/HANDOVER
SETOR ZAKAT - Ketua Baitul Mal Kota Lhokseumawe, Dr Damanhur Abbas, usai menerima zakat mal dari pengusaha muda, Lukman Ali Owner Hijrah Store, sebesar Rp 20 juta, di Kantor Baitul Mal setempat, Rabu (20/8/2025). 

Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE - Kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat di Kota Lhokseumawe terus menunjukkan tren positif. 

Hal ini tercermin dari semakin banyaknya pengusaha yang menyerahkan zakat dan infak mereka langsung ke Baitul Mal setempat.

Salah satu bentuk dukungan datang dari Lukman Ali, pengusaha sekaligus muda pemilik Hijrah Store, yang menyerahkan zakat mal senilai Rp 20 juta pada Rabu (20/8/2025).

Penyerahan dilakukan langsung di Kantor Baitul Mal Kota Lhokseumawe dan diterima oleh Ketua lembaga tersebut, Dr. Damanhur Abbas.

“Zakat dari para pengusaha akan segera kami salurkan kepada para mustahik yang berhak menerima. Kami juga menjamin transparansi dalam pelaporan kepada muzakki dan masyarakat,” ujar Dr. Damanhur.

Damanhur menyebutkan, sejak dilantik menjadi badan BMK pada akhir maret lalu, pihaknya gencar mensosialisasikan kebaikan kepada masyarakat luas terutama kepada para pengusaha, menyetor zakat dan infaq di lembaga Baitul Mal.

“Alhamdulillah hari ini kita menerima zakat mal, dari bapak Lukman Ali, pemilik Hijrah Store, sebelumnya dari RSU Arun, pengusaha ritel dan lainnya, semoga kedepan semakin banyak pengusaha  mengamanahkan zakatnya di BMK Lhokseumawe,” ungkap Damanhur.

Menurut Damanhuri, penyaluran zakat secara transparan serta tepat sasaran menjadi modal utama pihaknya untuk  meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga Baitul Mal Kota Lhokseumawe.  

“Harapan, semakin banyak zakat, infak terhimpun, semakin banyak masyarakat mustahik terbantu” ujarnya. 

Damanhur juga mengibau kepada para pengusaha yang menyetor zakat di Baitul Mal, dapat sekiranya merekomendasikan masyarakat lingkungan untuk dikeluarkan zakatnya oleh Baitul Mal.

Baca juga: Pajak Sama Mulianya dengan Zakat: Tafsir Baru atau Distorsi Syariat?

Skala prioritas distribusi zakat

Damanhur menerangkan, dalam kajian Turats Islam skala prioritas distribusi zakat adalah masyarakat tempatan dimana mencari nafkah.

Namun demikian  masih banyak pengusaha yang mencari nafkah di Lhokseumawe menyalurkan zakatnya ke kampung halaman. 

“Ini mungkin disebabkan tingkat kepercayaan kepada lembaga yang masih minim atau kurangnya sosialisasi dalam menjemput bola,” ungkapnya.

Lukman Ali mengungkapkan, sebelumnya ia dan manajemen Hijrah Store menyalurkan langsung zakat penghasilan dari usaha penjualan kosmetik kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan.

“Dulu saya bagikan sendiri, dan sangat merepotkan, berkat sosialisasi dari  ustadz Damanhur dan BMK, saya putuskan mulai sekarang sampai ke depan, zakat kami setor ke Baitul Mal kota lhokseumawe, karena banyak kemudahannya,” kata Lukman Ali.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved