Berita Lhokseumawe
Pengusaha Muda Lhokseumawe Setor Zakat Rp 20 Juta ke Baitul Mal
Ketua Baitul Mal Kota Lhokseumawe, Dr Damanhur Abbas, menerima zakat mal dari pengusaha muda, Lukman Ali Owner Hijrah Store, sebesar Rp 20 juta
Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Zaenal
Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE - Kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat di Kota Lhokseumawe terus menunjukkan tren positif.
Hal ini tercermin dari semakin banyaknya pengusaha yang menyerahkan zakat dan infak mereka langsung ke Baitul Mal setempat.
Salah satu bentuk dukungan datang dari Lukman Ali, pengusaha sekaligus muda pemilik Hijrah Store, yang menyerahkan zakat mal senilai Rp 20 juta pada Rabu (20/8/2025).
Penyerahan dilakukan langsung di Kantor Baitul Mal Kota Lhokseumawe dan diterima oleh Ketua lembaga tersebut, Dr. Damanhur Abbas.
“Zakat dari para pengusaha akan segera kami salurkan kepada para mustahik yang berhak menerima. Kami juga menjamin transparansi dalam pelaporan kepada muzakki dan masyarakat,” ujar Dr. Damanhur.
Damanhur menyebutkan, sejak dilantik menjadi badan BMK pada akhir maret lalu, pihaknya gencar mensosialisasikan kebaikan kepada masyarakat luas terutama kepada para pengusaha, menyetor zakat dan infaq di lembaga Baitul Mal.
“Alhamdulillah hari ini kita menerima zakat mal, dari bapak Lukman Ali, pemilik Hijrah Store, sebelumnya dari RSU Arun, pengusaha ritel dan lainnya, semoga kedepan semakin banyak pengusaha mengamanahkan zakatnya di BMK Lhokseumawe,” ungkap Damanhur.
Menurut Damanhuri, penyaluran zakat secara transparan serta tepat sasaran menjadi modal utama pihaknya untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga Baitul Mal Kota Lhokseumawe.
“Harapan, semakin banyak zakat, infak terhimpun, semakin banyak masyarakat mustahik terbantu” ujarnya.
Damanhur juga mengibau kepada para pengusaha yang menyetor zakat di Baitul Mal, dapat sekiranya merekomendasikan masyarakat lingkungan untuk dikeluarkan zakatnya oleh Baitul Mal.
Baca juga: Pajak Sama Mulianya dengan Zakat: Tafsir Baru atau Distorsi Syariat?
Skala prioritas distribusi zakat
Damanhur menerangkan, dalam kajian Turats Islam skala prioritas distribusi zakat adalah masyarakat tempatan dimana mencari nafkah.
Namun demikian masih banyak pengusaha yang mencari nafkah di Lhokseumawe menyalurkan zakatnya ke kampung halaman.
“Ini mungkin disebabkan tingkat kepercayaan kepada lembaga yang masih minim atau kurangnya sosialisasi dalam menjemput bola,” ungkapnya.
Lukman Ali mengungkapkan, sebelumnya ia dan manajemen Hijrah Store menyalurkan langsung zakat penghasilan dari usaha penjualan kosmetik kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan.
“Dulu saya bagikan sendiri, dan sangat merepotkan, berkat sosialisasi dari ustadz Damanhur dan BMK, saya putuskan mulai sekarang sampai ke depan, zakat kami setor ke Baitul Mal kota lhokseumawe, karena banyak kemudahannya,” kata Lukman Ali.(*)
| Komunitas Tika Beut UIN Lhokseumawe Gaungkan Literasi Keuangan Perempuan Saat Momen Hari Kartini |
|
|---|
| Dosen Antropologi Unimal jadi Pembicara di Forum Internasional Industri Kerbau di China |
|
|---|
| Tak Miliki Izin, Pemko Lhokseumawe Segel 22 Usaha Sarang Burung Walet |
|
|---|
| Harga Emas di Lhokseumawe Hari Ini 20 April 2026 Turun, Berikut Rincian Harganya |
|
|---|
| Wali Kota Lhokseumawe Kukuhkan Pengurus FK-MPR Periode 2026–2029 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pengusaha-muda-lhokseumawe-serahkan-zakat.jpg)