Video
VIDEO - 40.000 Prajurit Mesir Menuju Perbatasan Gaza, Siap Lawan Israel ?
Peningkatan militer itu terjadi setelah Israel merebut perlintasan Rafah pekan lalu dan melancarkan operasi besar-besaran
SERAMBINEWS.COM – Mesir mengirim tambahan pasukan dan kendaraan lapis baja ke perbatasan dengan Gaza di wilayah timur laut Sinai pekan ini. Langkah tersebut dinilai mencerminkan memburuknya hubungan Kairo dengan Tel Aviv.
Menurut laporan Yayasan Hak Asasi Manusia Sinai, sebanyak 15 kendaraan pengangkut personel bersenjata lengkap terlihat bergerak menuju perbatasan Gaza pada Rabu malam di wilayah Sheikh Zuweid. Selain itu, konvoi lapis baja lain juga dilaporkan tiba di desa Al-Joura, selatan kota tersebut.
Peningkatan militer itu terjadi setelah Israel merebut perlintasan Rafah pekan lalu dan melancarkan operasi besar-besaran di kota yang menampung sekitar 1,5 juta pengungsi Palestina. Aksi Israel ini memicu kemarahan Mesir yang selama 45 tahun terakhir menjalin perjanjian damai sekaligus kerja sama keamanan dengan Israel.
Baca juga: VIDEO Ancaman Iran Kian Panas, Rudal Baru Siap Gempur Israel dan Seret AS!
Sumber militer Mesir menyebut kepada Middle East Eye bahwa tidak ada koordinasi dengan Israel terkait operasi penyerangan perbatasan Rafah. Akibatnya, distribusi bantuan kemanusiaan ke Gaza terhenti. Mesir bahkan menolak desakan Israel untuk membuka kembali jalur tersebut. Presiden Abdel Fattah el-Sisi menuding Israel hendak menggunakan kendali atas Rafah guna memperketat blokade Gaza.
Situasi diplomatik kedua negara pun semakin memburuk. The Wall Street Journal melaporkan bahwa Kairo tengah mempertimbangkan untuk menurunkan level hubungan dengan Israel, termasuk menarik duta besar. Selain itu, Mesir juga resmi bergabung dengan gugatan Afrika Selatan di Mahkamah Internasional yang menuduh Israel melakukan genosida.
Menteri Luar Negeri Mesir, Sameh Shoukry, menegaskan Israel sengaja menghalangi masuknya bantuan ke Gaza. Meski demikian, sejumlah analis menilai ketegangan diplomatik tersebut masih harus dilihat apakah akan berdampak langsung pada kerja sama militer kedua negara.
Baca juga: ViIDEO - Mesir Siap Ikut Pasukan Internasional di Gaza untuk Hentikan Israel, Ini Ketentuannya
Seorang mantan diplomat Barat menyebut pengerahan tambahan pasukan ke Sinai merupakan peningkatan serius dalam konflik ini. Pernyataan keras juga dilontarkan Presiden Sisi dalam KTT Liga Arab di Bahrain, Kamis lalu. Ia menilai Israel terus menghindari gencatan senjata di Gaza.
“Kami melihat Israel lari dari tanggung jawabnya dan menolak semua upaya menuju gencatan senjata. Mereka yang berkeyakinan bahwa solusi militer dapat menjamin keamanan hanyalah berkhayal,” tegas Sisi.
Mesir sendiri bersama Qatar menjadi mediator utama dalam perundingan gencatan senjata antara Israel dan Hamas.(*)
| VIDEO - Baitul Mal–Disdukcapil Aceh Selatan Luncurkan Sim-Mas Terpadu, Layanan Mustahiq |
|
|---|
| VIDEO - Patroli Laut Sasar Kapal Asing, Imigrasi Sabang Periksa Dokumen dan Aktivitas Awak |
|
|---|
| VIDEO - Innalillahi… Detik-Detik Imam Masjid Jatuh Saat Pimpin Salat Subuh |
|
|---|
| VIDEO Iran Ancam Bom Fasilitas Minyak Timur Tengah Jika AS-Israel Menyerang |
|
|---|
| VIDEO Iran Pawai Rudal di Teheran Beberapa Jam sebelum Gencatan Senjata Berakhir |
|
|---|