Lapangan Bola Musara Alun belum Standar
Kondisi lapangan sepakbola Musara Alun, Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, masih jauh dari kata standar
Menurutnya, untuk bisa menjadi tuan rumah selevel Divisi III PSSI, lapangan Musara Alun perlu pembenahan kembali sehingga memenuhi standar yang ditetapkan. “Aceh Tengah pernah diminta untuk menjadi tuan rumah pertandingan Divisi III PSSI. Tetapi, karena kondisi stadion yang tidak layak, sehingga dibatalkan,” jelas Khairul. Berpijak dari realita ini, kata dia, Pengcab PSSI Aceh Tengah mewakili kesebelasan yang ada di dataran tinggi Gayo itu, mengharapkan pemerintah bisa segera memperbaiki atau membangun stadion sepakbola yang representatif di Takengon.
“Apalagi, imbas tidak standarnya kondisi lapangan di Kota Takengon, menjadi salah satu faktor mundurnya prestasi dunia sepakbola di Aceh Tengah. Di samping tentunya masih banyak penyebab lain, seperti tidak adanya pelatih lokal yang memiliki lisensi serta kurangnya jumlah wasit. Termasuk, minimnya dukungan dana,” paparnya.
Terkait keterbatasan anggaran, menurut Khairul, hal ini disebabkan minimnya bapak angkat yang mau terjun membantu keuangan klub-klub sepakbola. Sehingga, katanya, selama ini Pengcab PSSI Aceh Tengah hanya bertumpu pada dana yang diberikan dari Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK), yang jumlahnya sangat terbatas.
“Kami sebenarnya sudah berupaya untuk mencari bapak angkat. Namun tidak ada pihak yang merespon,” tukas Khairul, sembari membeberkan akibat kekurangan dana, dua tim asal Aceh Tengah yakni Persilatama dan Persitas, batal ikut kompetisi Divisi III tahun 2011.(c35)