Kanal

Apa Itu 'Tolak Perbaikan' dalam Putusan Kasasi Irwandi, Ini Penjelasan Jubir MA

Irwandi Yusuf.

Apa Itu 'Tolak Perbaikan' dalam Putusan Kasasi Irwandi, Ini Penjelasan Jubir MA

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Mahkamah Agung memutuskan kasus suap proyek dari DOKA 2018 yang diajukan Irwandi Yusuf, gubernur nonaktif Aceh, Kamis (13/2/2020).

Dalam putusan perkara nomor Nomor 444 K/Pid.sus/2020, majelis hakim kasasi memutuskan perkara itu "Tolak Perbaikan".

Apa itu "Tolak Perbaikan?" Juru Bicara MA, Andi Samsan Nganro SH MH menjelaskan isi putusan MA menolak permohonan kasasi Jaksa Penuntut Umum dan Terdakwa dengan perbaikan mengenai lamanya pidana yang dijatuhkan oleh pengadilan sebelumnya.

Sebelumnya, Pengadilan Tinggi Jakarta memvonis Irwandi Yusuf selama 8 tahun penjara, denda Rp 300 juta dan subsider 3 bulan kurungan. Putusan itu lebih berat dari putusan Pengadilan Tipikor Jakarta selama 7 tahun penjara.

Selain itu, Pengadilan Tinggi juga menghukum Irwandi dengan mencabut hak politik selama 5 tahun.

Menurut Majelis Hakim kasasi yang diketuai oleh Prof Surya Jaya dan dua hakim anggota, Prof Krisna Harahap dan Prof Askin, lanjut Andi, tidak tepat putusan pemidanaan Pengadilan Tinggi yang memperberat hukuman terdakwa dari 7 tahun menjadi 8 tahun.

"Karena selain Pengadilan Tinggi tidak memberikan alasan pertimbangan yang konkret dalam memperberat hukuman, juga sebenarnya pengadilan tingkat pertama (Pengadilan Tipikor) sudah mempertimbangkan dengan cukup mengenai keadaan yang memberatkan dan yang meringankan Terdakwa," jelasnya.

Selain alasan tersebut, ulas Andi, menurut majelis hakim kasasi, dalam kaitan dengan perkara terdakwa belum ada kerugian negara yang timbul, begitu pula terdakwa berperan dan berjasa dalam mewujudkan perdamaian di Aceh.

"Kemudian Majelis Hakim kasasi berpedapat bahwa pidana penjara selama 7 tahun terhadap terdakwa seperti putusan Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, sudah tepat," pungkasnya.(*)

Besok, HRD Bersama Wakil Menteri PUPR Kunjungan Kerja ke Aceh, Ini Agendanya

5 Fakta Pria Berpeci Telanjangi Wanita di Jalan, Korban Gangguan Jiwa hingga Polisi Buru Pelaku

Lima Unit Rumah di Cinta Makmur, Aceh Tenggara Ludes Terbakar, Begini Kronologinya

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Jalimin
Sumber: Serambi Indonesia

Berita Populer