Luar Negeri

Cina Cengkeram Lebanon,  Berdalih Bantuan, Bidik Jalur Sutra Timur Tengah

Kondisi perekonomian Lebanon yang telah hancur

Hampir 50 tahun berlalu, tampaknya sepatu masih ada di kaki lainnya.

Pada akhir Mei, Tentara Pembebasan Rakyat Cina memberikan sumbangan langsung kepada Tentara Lebanon untuk meningkatkan perang melawan pandemi COVID-19.

Barang-barang tersebut berupa masker, kacamata, pakaian pelindung dan perlengkapan medis lainnya.

Peralatan virus Corona diserahkan sebagai bagian dari perjanjian yang ditandatangani oleh Wang Kejian, Duta Besar Tiongkok untuk Libanon, dan Jenderal Joseph Aoun, Komandan Angkatan Darat Lebanon.

"Donasi Tiongkok jelas mencerminkan solariditas dan kedalaman hubungan antara dua orang dan dua pasukan," kata Wang.

“Tiongkok siap bekerja sama dengan rakyat dan tentara Lebanon untuk mengatasi kesulitan dan masalah ini.”

“Setelah semua kesulitan dan rintangan diatasi, jalan dan cakrawala baru akan terbuka lebar, ” kata Wang.

Sebaliknya, dalam sebuah pernyataan bulan lalu yang tampaknya merangkum pandangan dari Washington, Danielle Pletka, rekan senior di American Enterprise Institute.

Dia menulis: "Sementara Republik Islam Iran masih melakukan tembakan politik, burung nasar dari Beijing telah berputar-putar.”

“Mengincar aset infrastruktur lezat seperti pelabuhan dan bandara serta pengaruh kekuatan universitas Lebanon dan saat itu Lebanon sebagai negara berdaulat runtuh," ujar Pletka.

Halaman
1234
Penulis: M Nur Pakar
Sumber: Serambi Indonesia

Berita Populer