Kasus Pencabulan

Cabuli Anak Tetangga, Kakek Cabul Terancam Hukum Penjara 15 Tahun

Tim Polres Bireuen sedang memeriksa tersangka seorang kakek (kanan) diduga terlibat dalam pencabulan anak berusia 12 tahun di Mapolres Bireuen Bireuen, Minggu (21/6/2020).

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM - Seorang kakek berinisial M Ys bin P (64) yang ditangkap 18  Juni 2020 lalu atas kasus dugaan pencabulan sudah ditetapkan sebagai tersangka dan terancam hukuman paling lama 15 tahun penjara.

Kapolres Bireuen AKBP Taufik Hidayat SH SIK MSi melalui Kasat Reskrim Iptu Dimmas Adhit Putranto SIK melalui Paur Kasubbag Humas Polres Bireuen, Brigadir Safwan Rizal mengatakan, tersangka sudah menjalani pemeriksaan sejak ditangkap sampai Sabtu (20/06/2020) dan masih akan menjalani pemeriksaan berikutnya.

Dari hasil pemeriksaan, keterangan saksi, tersangka mengakui perbuatannya yaitu melakukan pencabulan terhadap seorang anak kecil yang merupakan anak dari tetangganya. 

Disebutkan, kasus pencabulan tersangka akan dijerat  dengan  pasal 82 uu RI no 17 tahun 2016 tentang  penetapan peraturan pemerintah UU No 1 tahun 2016  tentang perubahan kedua atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang  perlindungan anak.

Dari bunyi pasal tersebut, tersangka M Ys  akan mendapat hukuman pidana dengan penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun penjara dan denda paling banyak Rp 5 miliar.

Tersangka ditangkap tiga hari sebelumnya, di salah satu warung kopi dekat rumahnya, saat penangkapan tanpa perlawanan.

Ia ditangkap untuk mempertanggungjawabkan atas perbuatannya yang diduga telah melakukan pencabulan terhadap seorang anak kecil masih berusia 12 tahun.

Kejadian pencabulan yang menimpa seorang gadis remaja yang merupakan anak tetangganya itu terjadi pada bulan Maret 2020.

Saat itu korban sedang bermain di halaman rumahnya. Pelaku memanggil korban dan membawa masuk ke kamar rumahnya. Setelah korban dicabuli, pelaku memberikan uang Rp 20.000.

Halaman
12

Berita Populer