Kasus Pencabulan

Kasus Pelecehan Seksual di Banda Aceh Meningkat, Korban Mayoritas Anak di Bawah Umur

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH

Oknum pegawai lembaga itu, berinisial F yang dilaporkan mencabuli seorang santriwati yang usianya masih di bawah umur.

Pelaku dilaporkan keluarga korban pada tanggal 27 Agustus 2020 yang lalu.

Polisi berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka, Selasa (1/9/2020) malam.

Dikatakan Kombes Trisno Riyanto,  pada tahun 2019 sebanyak 21 perkara pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur mereka tangani.

Tahun ini, hingga awal September 2020 perkara pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang mereka tangani sebanyak 22 perkara.

Kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur tergolong tinggi di Banda Aceh bila dibandingkan tahun 2019 yang lalu.

Setiap perkara laporan pelecehan seksual dengan usia yang beragam terhadap anak di bawah umur pelakunya satu orang.

Modus pelaku untuk melakukan pelecehan seksual terhadap korban anak di bawah umur modusnya juga  beragam.

Biasanya sesuai dengan unsur pasal tersebut ada perbuatan bujuk rayunya, mengajak, atau mengancam pelaku apabila menolak ajakan untuk melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur tersebut.

Menurut Kapolresta Banda Aceh,  Kombes Pol Trisno Riyanto SH, perlu sekali orang tua untuk melakukan pengawasan terhadap anak-anak usia di bawah umur dan juga penting penyuluhan hukum tentang perlindungan anak atau penyuluhan lainnya.(*)

Motif Songket Khas Aceh Tamiang akan Didaftarkan ke HKI

Awas! Penggunaan Hand Sanitizer Berlebihan Picu Peningkatan Jumlah Bakteri di Tangan

Cara Dapatkan Token Listrik Gratis PLN Bulan September 2020, Klik www.pln.co.id atau WhatsApp

Berita Populer