Istri Banting Tulang di Kalimantan, Suaminya Malah Apeli Janda, Kelakuaanya Bikin Warga Muak

Editor: Amirullah
ilustrasi

SERAMBINEWS.COM, TUBAN - Seorang pria di  Desa Ngimbang, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur bikin resah warga kampungnya.

Pasalnya pria tersebut sering dipergoki memadu kasih dengan janda di dalam rumah, padahal keduanya bukanlah pasangan resmi.

Sang pria berinisial S (56) adalah seorang suami yang istriya sedang merantau bekerja di Kalimantan, sedangkah wanitanya berinisial E berstatus sebagai janda.

Keduanya merupakan warga Desa Ngimbang, Kecamatan Palang.

Puncaknya, pada Minggu (16/5/2021) malam, aksi dugaan perselingkuhan itu dipergoki warga.

Mereka langsung menyeret pasangan tersebut ke balai desa.

Warga pun meminta mereka diusir dari desa.

Baca juga: Israel Akan Kerahkan Kekuatan Penuh, 38.000 Warga Palestina Mengungsi

Sebenarnya, atas dugaan perselingkuhan tersebut, mediasi sudah dilakukan, dan mereka dikenai sanksi membayar Rp 20 juta.

Namun, warga tetap menolak keputusan itu, Ujung-ujungnya, warga merusak balai desa saat mediasi dilakukan lagi, Senin (17/5/2021).

Dari data yang dihimpun, usut punya usut kasus dugaan perselingkuhan itu sudah terjadi beberapa bulan terakhir hingga membuat warga resah.

Istri S sedang kerja di Kalimantan. Sedangkan E sudah tidak memiliki suami lagi alias janda.

"Perselingkuhan sudah sekitar tiga bulan, warga yang tidak terima hasil mediasi lalu merusak kantor desa," kata Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP M Adhi Makayasa dikonfirmasi, Senin (17/5/2021).

Baca juga: Blok B Resmi Dialih Kelola oleh PT Pema Global Energi, BUMD Milik Pemerintah Aceh

Dari pengembangan informasi, aksi keduanya kerap dilakukan di rumah perempuan yang sudah tidak lagi bersuami.

Sedangkan S juga sudah beristri namun bekerja di Kalimantan.

Diduga akibat kasus ini, pernikahan S dan istrinya berada diujung tanduk.

"E sudah tidak punya suami sedangkan S istrinya kerja di Kalimantan," ungkap Adhi.

Meski begitu, dalam kasus ini pihaknya hanya melakukan antisipasi agar tidak terjadi gejolak sosial.

Sedangkan untuk penanganan dugaan kasus perzinahan juga tidak memenuhi unsur.

Mengenai penanganan kerusakan Balai Desa, ia menunggu adanya pelaporan dari pihak yang merasa dirugikan

"Kita lebih ke penanganan agar tidak terjadi gejolak konflik sosial, saat ini pasangan S dan E yang kita amankan telah kita serahkan ke kades untuk diproses bagaimana baiknya," pungkasnya.

Baca juga: Inggris Prihatinkan Serangan Jet Tempur Israel Hancurkan Gedung Media dan Tewaskan Warga Sipil

Baca juga: Hamas Ingatkan Israel Agar Tak Sentuh Al Aqsa, Masjid Al Aqsa Dasar Pejuangan Melawan Zionisme

Warga rusak balai desa

Sebelumnya diberitakan, Kantor Balai Desa Ngimbang, Kecamatan Palang, terlihat berantakan setelah dirusak warga setempat, Minggu (16/5/2021), tengah malam.

Berdasarkan kronologi, pengerusakan kantor desa itu dipicu adanya dugaan kasus perzinahan yang dilakukan S (56) dan E (49), warga setempat.

Pasangan bukan suami istri itupun dimediasi kepala desa dan perangkat.

Namun sekitar 100 orang warga yang sudah kumpul di depan Balai Desa mengira, S dan E tertangkap basah diduga selingkuh di dalam rumah.

Warga minta pasangan selingkuh diusir dari desa

Kepala Desa menjelaskan, bahwa keduanya sanggup membayar denda Rp 20 juta.

Namun warga tetap tidak terima dan warga meminta supaya pelaku diusir dari desa.

Warga yang tidak terima dengan penjelasan kades itupun langsung meluapkan kemarahan.

Mereka melempari balai desa dan merusak pagar, lemari, kursi dan monitor komputer.

Kepolisian yang mendapat laporan tersebut langsung mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku dugaan perselingkuhan ke Mapolres.

Polisi juga meredam kemarahan warga dengan cara menenangkan suasana. Meski begitu tidak ada korban jiwa atau luka dalam kasus tersebut. (M. Sudarsono)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Istri Kerja di Kalimantan Pria Ini Malah Apeli Janda, Warga Sudah Muak Hingga Mau Mengusir Mereka

Baca juga: Israel Akan Kerahkan Kekuatan Penuh, 38.000 Warga Palestina Mengungsi

Baca juga: Anak Aniaya Ayah Kandung hingga Tewas, Keluarga dan Tetangga Malah Bela Pelaku

Baca juga: Blok B Resmi Dialih Kelola oleh PT Pema Global Energi, BUMD Milik Pemerintah Aceh