Selasa, 7 April 2026

Video

VIDEO - Wah! Ksatria Baja Hitam Jualan Es Cendol di Gunungkidul

Wahyu menceritakan bahwa ia memang sengaja mengenakan kostum tersebut agar bisa menarik perhatian

Penulis: Octa Chandra | Editor: Safriadi Syahbuddin

SERAMBINEWS.COM - Bagi Anda generasi 90-an, tentu sudah tak asing lagi dengan sosok pahlawan super, Ksatria Baja Hitam.

Figur superhero yang diperankan oleh Kotaro Minami (Tetsuo Kurata-red) ini menjadi idola bagi anak-anak Indonesia.

Wajar saja, kala itu memang tidak banyak pilihan hiburan televisi yang hadir di layar kaca seperti halnya sekarang ini.

Sehingga kehadiran serial Ksatria Baja Hitam yang tayang setiap hari Minggu ini benar-benar menjadi pelepas dahaga akan hiburan film anak-anak.

Nah kabar baiknya, Anda bisa sedikit bernostalgia mengenang sosok superhero idola Anda ini dengan mengunjungi wilayah Karangmojo, Gunungkidul.

Lantaran tepat di pelataran Pedukuhan Sawahan 5, Kalurahan Jatiayu, Kapanewon Karangmojo, Gunungkidul, ada penjual es cendol yang mengaplikasikan strategi pemasaran yang unik.

Ia adalah Wahyu Prasetya (37), Pria asal Pedukuhan Pengkol 3, Kalurahan Jatiayu, Karangmojo ini menggunakan cara unik untuk membantu istrinya berjualan es cendol.

Ditemui TRIBUNJOGJA.COM di tempatnya berjualan, Wahyu menceritakan bahwa ia memang sengaja mengenakan kostum tersebut agar bisa menarik perhatian. Dengan begitu, ia berharap agar dagangannya pun laris manis.

Baca juga: VIDEO - Warga Tangkap Sesaji dalam Ritual Larung Sesaji Ke Kawah di Gunung Bromo

Adapun kostum pun ia pesan secara khusus dengan modal Rp 700 ribu. Ada dua kostum yang ia siapkan, salah satunya Ksatria Baja Hitam.

"Kebetulan saya memang mengidolakan Ksatria Baja Hitam sejak kecil," kata ayah dua anak ini.

Wahyu sehari-harinya bekerja di sebuah toko layanan seluler di Kota Yogyakarta. Namun setelah pendapatan berkurang karena pandemi, ia memutuskan pulang dan berjualan cendol bersama istrinya.

Harga cendol yang dijual pun terbilang ramah di kantong, mulai dari Rp 3 ribu hingga Rp 5 ribu per porsi. Harga itu tergantung dari varian isi minuman cendol yang disajikan.

"Bahannya saya buat sendiri, sejak beberapa bulan berjualan hasilnya lumayan," ungkap Wahyu.

Ia sendiri sebenarnya tak menyangka ide kreatifnya itu justru menarik perhatian publik. Namun pada satu sisi ia bersyukur karena hal itu membuat usaha kecil-kecilan yang dijalankan semakin ramai.

Aksi Wahyu di pinggir jalan bahkan menarik perhatian pengendara yang melintas. Banyak di antara mereka yang sengaja berhenti sejenak untuk berfoto dengan Wahyu, yang disambutnya dengan ramah.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved