Berita Lhokseumawe

Pengacara Selebgram Aceh Herlin Kenza tak Lakukan Praperadian dan Dorong Kasus Segera Disidangkan

Penulis: Zaki Mubarak
Editor: Saifullah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pengacara Selebgram Aceh Herlin Kenza, Razman Arif Nasution memberikan keterangan kepada awak media usai menemui tim penyidik Polres Lhokseumawe, Sabtu (31/7/2021).

Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Selebgram Aceh, Herlin Kenza bersama pengacara Razman Arif Nasution mendatangi Mapolres Lhokseumawe guna mempertanyakan status tersangka yang ditetapkan kepada kliennya pada Sabtu (31/7/2021). 

Rombongan Herlin Kenza datang menggunakan tiga mobil. Mereka tiba di Mapolres Lhokseumawe, sekitar pukul 12.30 WIB.

Razman menaiki mobil Land Cruiser, sementara Herli Kenza bersama orang tuanya menaiki mobil Toyota Alphard warna putih.

Serta rombongannya menggunakan satu unit Toyota Innova.

Setiba di parkiran, rombongan Herlin Kenza langsung turun dari mobil dan dicegat sejumlah awak media.

Kemudian pengacara Herlin Kenza, Razman Arif Nasution memberi sedikit keterangan terkait kedatangan mereka ke Mapolres Lhokseumawe.

Baca juga: Herlin Kenza Meradang Foto Status Tersangkanya Tersebar, Kapolres: Sudah SOP, Silakan Kawal Kasusnya

Setelah itu, mereka langsung memasuki ruangan Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Yoga Panji Prasetya. 

“Terima kasih sudah menunggu saya dan klien saya Herlin Kenza. Sebagaimana saya janjikan, akan datang ke Polres Lhokseumawe,” kata Razman kepada sejumlah awak media, Sabtu (31/7/2021).

Razman menerangksn, kedatangan dirinya bersama Herlin bukan untuk menginterpensi hukum.

Tapi dalam rangka berkomunikasi dan bertanya tentang status yang ditersangkakan kepada kliennya Herlin Kenza.

“Seperti apa dan bagaimana nanti akan saya sampaikan setelah bertemu penyidik dan pimpinan,” tutur pengacara nasional tersebut. 

Dirinya mengaku akan sangat peduli kalau penegakan hukum itu dilakukan secara benar, namun jika tidak, akan melakukan perlawanan. 

Baca juga: Merasa Difitnah, Selebgram Aceh Herlin Kenza Ancam Polisikan Netizen, Gandeng Pengacara Nasional

“Kalau penetapan tersangka tidak tepat, maka kita akan lakukan perlawanan hukum,” tegas Razman.

Pada pukul 14.00 WIB atau dua jam setelah pertemuan itu, Herlin Kenza dan pengacaranya keluar dari ruangan usai bertemu dengan Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Yoga Panji Prasetya.

Razman menjelaskan, pihak penyidik telah benar-benar merekonstruksi penerapan KUHP dengan benar.

"Setelah mendengar penjelasan dari penyidik secara langsung, maka kami memutuskan untuk tidak melakukan upaya hukum praperadilan,” urai dia.

“Kami juga tidak melakukan gelar perkara terbuka terbatas, tidak melakukan gelar perkara terbuka,” lanjutnya.

“Tetapi kami mendorong untuk secepatnya kasus ini dilimpahkan dan segera disidangkan," tukas Razman.

Baca juga: VIDEO Belum Usai Kasus Kerumunan, Selebgram Aceh Herlin Kenza Kembali Berulah dan Terjerat Kasus Ini

Razman menyebutkan, bahwa dalam waktu dekat pihak penyidik akan memutuskan hasilnya.

"Terkait ganti rugi, kita akan buktikan nanti di pengadilan apakah ini menjadi kewajiban dari klien saya atau kewajiban dari pemilik toko,” paparnya.

“Saya minta dari penyidik untuk profesional karena klien saya dalam hal ini adalah diundang untuk menghadiri acara tersebut," terangnya.

Disebutkan Razman, pemilik toko yang menggelar kegiatan itu harus bertanggung jawab atas terjadinya kerumunan dan dalam hal ini kliennya tidak bermaksud melanggar Protkes.

"Sebagai seorang pengacara profesional, saya meyakini bahwa klien kami akan bebas dan sanksi denda pun akan menjadi kewajiban dari pihak pemilik toko," tambah Razman.

Berkas Segera Dilimpahkan ke Jaksa

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Yoga Panji Prasetya mengatakan, bahwa pihaknya menerima kedatangan kuasa hukum Selebgram Aceh, Herlin Kenza untuk mempertanyakan terkait status tersangka kliennya tersebut.

Baca juga: Begini Nasib 2 Oknum TNI Setelah Kawal Selebgram Herlin Kenza, Dicopot dari Provost Hingga Disanksi

"Terkait putusan dugaan pelanggaran Protkes itu, kita serahkan ke pengadilan. Dan kami sedang mengumpulkan berkasnya. Setelah dinyatakan lengkap, maka akan dilimpahkan ke kejaksaan," demikian AKP Yoga.(*)