Rumah Duafa Batal, Gubernur Minta Maaf

Editor: bakri
Jubir Pemerintah Aceh, Muhammad MTA

* DPRA tak Setujui Perubahan Anggaran

* Insentif Imum Mukim, Camat, dan Nakes Terancam

BANDA ACEH - Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat calon penerima rumah bantuan.

Pasalnya, pembangunan rumah duafa yang direncanakan akhir tahun ini, batal dilanjutkan karena DPRA menolak dilakukan perubahan anggaran (APBA 2021).

Permintaan maaf Gubernur Nova tersebut disampaikan melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, Senin (27/9/2021).

“Pak Gubernur menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Aceh, karena tidak memenuhi janji yang sudah disampaikan. Pembangunan rumah duafa tidak jadi kita lanjutkan akhir tahun ini,” kata MTA kepada Serambi.

MTA menjelaskan, pembangunan rumah duafa itu batal dilanjutkan karena sampai tanggal 27 September 2021 belum ada kejelasan dari DPRA terkait dengan rencana perubahan APBA 2021.

Menurut MTA, KUA PPAS perubahan tidak bisa diajukan tanpa adanya kepastian pelaksanaan perubahan.

Sementara sesuai dengan Permendagri Nomor 64 tahun 2020 tentang Pedoman Penyusunan APBD 2021, disebutkan bahwa paling telat 30 September harus adanya persetujuan bersama DPRD dan kepala daerah untuk perubahan.

“Oleh karena itu, Pemerintah Aceh menyatakan ‘tutup buku’ untuk perubahan, mengingat waktu yang tersisa tidak memungkinkan lagi untuk dilakukan pembahasan,” tegas MTA.

Halaman
123