Luar Negeri

Israel Bersiap Hadapi Serangan 2.000 Roket Hizbullah dalam Sehari Jika Kedua Pihak Berperang

Editor: Faisal Zamzami
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sistem pertahanan udara Kubah Besi (Iron Dome) Israel bekerja keras menahan gelombang serangan roket kelompok Hamas dari Jalur Gaza, Selasa 911/5/2021) hingga Rabu (12/5/2021).

SERAMBINEWS.COM, TEL AVIV - Israel mengungkapkan ternyata mereka telah bersiap menghadapi serangan 2.000 roket Hizbullah dalam sehari jika kedua pihak berperang.

Pada Mei lalu, Israel sudah menghadapi sekitar 4.400 roket yang ditembakkan Hamas, saat perang 11 hari di Gaza.

Israel menegaskan sistem pertahanan Iron Dome, yang sudah digunakan sedekade terakhir telah menghalau sekitar 90 persen roket yang menuju area berpenduduk di negara Zionis itu.

Tingkat penembakan tersebut melampaui yang terjadi dalam peang Israel tahun 2006 saat melawan Hizbullah.

Ketika itu sebenarnya jumlah roket yang sama diluncurkan dari Lebanon, tetapi dalam jangka waktu sebulan.

“Tel Aviv dan Ahsdod merasakan jumlah tembakan tertinggi ke arah mereka dalam sejarah Israel,” ujar Kepala Komando Depan Israel, Uri Gordin dikutip dari NDTV.

“Kami melihat kecepatan lebih dari 400 roket ditembakkan ke arah Israel setiap harinya,” kata Gordin.

Gordin pun menegaskan terkait Hizbullah, pihaknya memperkirakan akan ada tembakan roket dari Lebanon ke Israel lima kali lebih banyak.

“Pada dasarnya, kami memperkirakan antara 1.500 hingga 2.500 roket akan ditembakkan setiap harinya ke arah Israel,” katanya.

Baca juga: Penembak Jitu Tembak Mati Mantan Anggota Parlemen Suriah, Israel Peringatkan Milisi Iran

Baca juga: Akibat Blokade Israel, 97 Persen Air di Gaza Jadi Tak Layak Konsumsi, Warga Terpaksa Beli Air Bersih

Komando Depan Israel yang dipimpin Gordin bertugas terhadap pertahanan sipil.

Halaman
12