Berita Luar Negeri

Rusia dan AS Sedang Terlibat Perlombaan Senjata, Begini Pengakuan Vladimir Putin

Editor: Muhammad Hadi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

FILE - Kontainer kereta mengangkut Sarmat, rudal balistik antarbenua buatan Rusia. Sarmat akan menjadi rudal balistik antarbenua terbesar di dunia yang pernah dimiliki Rusia. Jarak jangkaunya mencapai 18.000 kilometer.

Baginya, perjanjian tersebut adalah hal mendasar untuk terhindar dari serangan senjata nuklir.

"Ini bukan hanya perlindungan, ini adalah upaya untuk mendapatkan keuntungan strategis dengan menghilangkan potensi nuklir dari lawan yang mungkin," lanjut Putin.

Baca juga: Harga Emas Hari Ini Naik, Cek Rincian Lengkap Harga Emas Per Gram, Senin (18/10/2021)

Mengacu laman Kementerian Luar Negeri AS, ABMT merupakan perjanjian kontrol senjata tentang pembatasan sistem rudal anti-balistik yang digunakan untuk menangkal serangan rudal balistik. 

Berdasarkan perjanjian tersebut, Rusia dan AS hanya diizinkan untuk memiliki dua kompleks ABM, di mana masing-masing di antaranya hanya boleh berisi maksimal 100 rudal anti-balistik.

Baca juga: Rudal Amerika Serikat Berhasil Cegat Serangan Lima Roket ke Bandara Kabul Afghanistan

Pada 13 Desember 2001, Presiden AS saat itu, George W. Bush, memberi pemberitahuan tentang penarikan diri AS dari perjanjian.

ABMT resmi hilang pada tahun 2002 setelah kedua negara akhirnya menandatangani Perjanjian Pengurangan Serangan Strategis, yang bertujuan untuk membatasi jumlah hulu ledak nuklir satu sama lain.

Keluarnya AS dari ABMT saat itu memicu banyak kritik.

Baca juga: Kapal Perang Rusia Usir Kapal Perusak Amerika Serikat, Kemenhan Panggil Atase Militer

John Rhinelander, seorang negosiator dari ABMT, bahkan menyebut langkah tersebut dapat memicu lahirnya dunia tanpa batasan hukum yang efektif pada proliferasi nuklir.

Penarikan ini disusul oleh peningkatan kekuatan nuklir AS secara pesat.

Putin menanggapi langkah rivalnya tersebut dengan peningkatan kemampuan nuklir negaranya demi bisa mengimbangi AS.(*)

Baca juga: Rudal Pembunuh Kapal Induk Akan Ditembakkan Dalam Latihan Militer China, Begini Kemampuannya