Berita Singkil
Banjir Landa Delapan Daerah di Aceh
Hujan deras yang mengguyur kawasan barat selatan dan wilayah tengah Aceh dalam beberapa hari terakhir menyebabkan delapan kab/kota dilanda banjir
"Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kami mengerahkan sejumlah personel untuk mengatur arus lalu lintas dan melakukan patroli supaya keadaan kondusif." SUPRIHATIYANTO, Kapolres Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Hujan deras yang mengguyur kawasan barat selatan dan wilayah tengah Aceh dalam beberapa hari terakhir menyebabkan delapan kabupaten/kota dilanda banjir. Daerah itu adalah Aceh Singkil, Subulussalam, Aceh Selatan, Nagan Raya, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Barat, dan Aceh Jaya. Akibatnya, puluhan desa dan sejumlah ruas jalan terendam serta sejumlah fasilitas umum lainnya seperti jembatan rusak. Kecuali itu, ratusan warga yang rumahnya digenangi banjir harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Di Aceh Singkil, delapan desa dalam dua kecamatan terendam banjir pada Minggu (7/5/2023). Desa itu adalah Lae Riman, Silatong, Ujung Limus, Tanjung Mas, Serasah, dan Cibubukan (Kecamatan Simpang Kanan), serta Desa Rimo dan Cingkam (Kecamatan Gunung Meriah), Selain rumah, jalan juga ikut terendam. Sehingga sepeda motor dan mobil sulit melintas. Bahkan, banyak kendaraan yang mogok hingga terjadi antrean Panjang.
Petugas Piket Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Singkil, Rosiana, menyebutkan, jalan yang terendam banjir berada di lintas Gunung Meriah-Singkohor kawasa Desa Cingkam dan jalan Singkil-Subulussalam. Polisi bersama aparat terkait mengatur kendaraan yang berusaha melewati banjir.
"Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kami mengerahkan sejumlah personel untuk mengatur arus lalu lintas dan melakukan patroli supaya keadaan kondusif," ujar Kapolres Aceh Singkil, AKBP Suprihatiyanto, melalui Kapolsek Simpang Kanan, Iptu Paulian Siregar. Sementara itu, korban banjir masih bertahan di rumah masing-masing dengan membuat dipan darurat dari kayu yang sudah disiapkan sebelumnya.
Subulussalam
Banjir yang melanda Kota Subulussalam sejak Sabtu (6/5/2023) malam, kini mulai meluas ke Kecamatan Sultan Daulat. Tiga desa di kecamatan itu yakni Jabi-Jabi, Suka Maju, dan Sigrun,
terendam sejak Minggu (7/5/2023) pagi. Ketiga desa itu berada di pinggir Sungai Souraya yang membelah wilayah tersebut.
Sabirin alias Charles, petugas Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana dan Sada Kata Rescue Subulussalam kepada Serambi, kemarin, mengatakan, banjir juga merendam Desa Panglima Saman, Kecamatan Rundeng. "Kami infokan kepada pengendara banjir mulai merendam jalan di Panglima Saman, Kecamatan Rundeng," kata Sabirin.
Pada Sabtu (6/5/2023) malam, banjir melanda Kecamatan Penanggalan, tepatnya di wilayah Lae Kombih, Desa Dasan Raja. Camat Penanggalan, Buyung Berutu, mengatakan, banjir mulai melanda wilayah itu pada pukul 20.00 WIB. Banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Lae Kombih.
Perumahan guru Pesantren Addarajat, Desa Dasan Raja, Kecamatan Penanggalan, terendam, sehingga penghuninya harus mengungsi ke masjid. Banjir juga sempat merendam jalan nasional di kawasan Tambar Lihe, Desa Danau Teras, Kecamatan Simpang Kiri hingga menyebabkan arus lalu lintas macet total.
Aceh Selatan
Sebanyak 6.789 orang dari 2002 kepala keluarga terdampak banjir di Aceh Selatan. Hal itu sesuai data update pada Minggu (7/5/2023) pukul 15.16 WIB yang diterima Serambi dari Pusat pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Aceh Selatan. “Selain menggenangi rumah di beberapa gampong, banjir juga merusak beberapa fasilitas umum,” ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Aceh Selatan, H. Zainal, kemarin.
Ia menyebutkan, fasilitas umum yang rusak berat antara lain satu jembatan penghubung Keude Padang dan Ulee Raket, Kecamatan Kluet Utara, jalan di Gampong Keude Padang, amblas akibat erosi, dan curah hujan yang tinggi mengakibatkan pohon di Gampong Lawe Melang, tumbang hingga menutup akses jalan ke Gampong Jamboe Teka dan Si Urai-Urai, Kecamatan Manggamat.
Menurut Zainal, Pemkab Aceh Selatan sudah menurunkan alat berat untuk mengeruk muara di Desa Pasie Kuala Ba' U. "Setelah Muara di Pasie Kuala Ba'u dikeruk, sejak sore tadi (kemarin-red) banjir berangsur-angsur surut," ungkap Camat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/SUPRIHATIYANTO-Kapolres-Aceh-Singkil.jpg)