Kamis, 9 April 2026

Video

VIDEO Ini Penyebab Utama Harga Biji Melinjo Di Pidie Merangkak Naik

naiknya harga bahan baku utama emping melinjo tersebut dipicu oleh musim kemarau yang berkepanjangan

|
Penulis: Idris Ismail | Editor: Aulia Akbar

Laporan Idris Ismail I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Menyusul pasokan mulian minim harga biji melinjo dalam sepekan terakhir di pusat pasar Meuling Kota Beureunueun, Kecamatan Mutiara, Pidie merangkak naik rata-rata perbambu mulai Rp 2.000 hinga Rp 3.000/bambunya.

Menurut Zainuddin yang kerap disapa Adi (38) selaku agen penampung di pusat pasar Meuling, Kota Beureunueun, Kecamatan Mutiara, Pidie mengatakan sebelumnya harga biji melinjo sempat bertahan selama satu bulan pada kisaran Rp 35.000/bambu hingga Rp 36.000/bambu. Namun, kini naik menjadi Rp 38.000/bambu.

Menurut Adi, naiknya harga bahan baku utama emping melinjo tersebut dipicu oleh musim kemarau yang berkepanjangan yang terjadi sejak tiga atau empat bulan terakhir sehingga menyebabkan penghasilan biji melinjo dari para petani lokal baik di Pidie maupun di Pijay menjadi minim.

Diakui, memasuki hampir dua pekan rata-rata pasokan biji melinjo dari berbagai rekan agen penampung yang masuk setiap pagi hari ke pusat pasar Meuling Kota Beureunueun hingga 1.000 bambu. Padahal, sebelumnya mencapai 2.000 bambu sampai 2.500 bambu. Penyusutan pasokan biji melinjo tersebut terjadi antara 30 persen sampai 40 persen.

Ditambah lagi dalam sepekan terakhir, pasokan biji melinjo untuk pasar Meuling di Beureunueun pada dasarnya juga dipasok dari dua kecamatan di Pijay yaitu, Jangka Buya dan Ulim yang umumnya memiliki kwalitas terbaik.(*)

VO: Suhiya Zahrati
Editor Video: Muhammad Aulia

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved