Jumat, 24 April 2026

Berita Banda Aceh

Pastikan Stabilitas Pasokan, Saber Pangan Aceh Sidak Kilang Padi

“Meski stok tersedia, ditemukan adanya kenaikan biaya pengiriman gabah dari luar Aceh mencapai Rp 2 juta per ton." RACHMAD FIRDAUS

Editor: mufti
COVER KORAN SERAMBI INDONESIA/KORAN SERAMBI INDONESIA
HEADLINE KORAN SERAMBI BISNIS EDISI RABU 20260225 
Ringkasan Berita:
  • Tim Saber Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Provinsi Aceh melakukan pengawasan ke Kilang Padi Meutuah Baro (MB) di Blang Bintang
  • Kegiatan yang berlangsung pukul 09.30-11.00 WIB ini diikuti oleh jajaran pimpinan lintas instansi
  • Ditemukan bahwa pihak kilang masih menggunakan karung dengan nomor registrasi lama

“Meski stok tersedia, ditemukan adanya kenaikan biaya pengiriman gabah dari luar Aceh mencapai Rp 2 juta per ton." RACHMAD FIRDAUS, Kepala Biro OSH Bapanas

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dalam upaya memastikan stabilitas pasokan serta memantau harga dan keamanan pangan pada bulan Ramadhan, Tim Satgas Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Provinsi Aceh melakukan pengawasan ke Kilang Padi Meutuah Baro (MB) di Blang Bintang, Aceh Besar, Selasa (24/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.30-11.00 WIB ini diikuti oleh jajaran pimpinan lintas instansi, di antaranya Kepala Biro OSH Badan Pangan Nasional (Bapanas), Ditreskrimsus Polda Aceh, Pimwil Bulog Aceh, serta jajaran Dinas Pangan Aceh.

Kepala Biro Organisasi, Sumber Daya Manusia dan Hukum Bapanas, Dr Rachmad Firdaus, mengatakan, hasil pantauan menunjukkan bahwa Kilang Padi Meutuah Baro, yang sudah memiliki Nomor Izin Edar resmi (MB PD 110601010010125), terus berkomitmen menjaga ketersediaan beras untuk pasar domestik Aceh maupun pengiriman ke luar daerah. 

"Saat ini, harga beras di tingkat penggilingan tercatat Rp 15.300 per kg. Meski stok tersedia, ditemukan adanya kenaikan biaya pengiriman gabah dari luar Aceh mencapai Rp 2 juta per ton," kata Rachmad.

Selain aspek harga, Tim Saber juga melakukan pengawasan terhadap mutu dan kemasan. Ditemukan bahwa pihak kilang masih menggunakan karung dengan nomor registrasi lama, namun pemilik usaha mengonfirmasi bahwa kemasan baru sedang dalam proses pengiriman dari Surabaya dan diperkirakan tiba dalam 10 hari ke depan.

Tim Satgas menekankan bahwa pemantauan harga, keamanan, dan mutu pangan akan terus dilakukan secara intensif di seluruh wilayah Aceh selama Ramadhan hingga Idul Fitri. Analisis dan evaluasi berkala akan diperketat guna mengantisipasi harga komoditas yang masih bertahan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). 

Jika pemantauan fisik terkendala jarak, koordinasi dengan tim kabupaten/kota akan tetap dilakukan melalui sarana digital guna memastikan masyarakat mendapatkan pangan yang terjangkau dan aman.(mas)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved