Breaking News:

Serapan Anggaran

Ditegur Mendagri Soal Serapan Anggaran Rendah, Jubir Pemerintah Aceh: Realisasinya Masih Terkendali

Pemerintah Aceh menargetkan realisasi APBA 2021 sampai 30 November mendatang sebesar 68 persen.

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Taufik Hidayat
FOR SERAMBINEWS.COM
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pemerintah Aceh merespon Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian yang menegur sejumlah provinsi yang serapan anggarannya yang masih rendah sampai akhir tahun ini. 

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA kepada Serambinews.com, Kamis (25/11/2021) mengatakan bahwa Pemerintah Aceh sudah menargetkan realisasi APBA 2021 sampai 30 November mendatang sebesar 68 persen.

"Sampai hari ini (kemarin--red) realisasinya sudah 62,68 persen, insyaAllah dalam 5 hari ini realisasi akan sesuai target capaian kita karena ada beberapa serapan SKPA sedang dalam proses minggu ini. Insyaallah realisasi kita masih sesuai dan terkendali," kata MTA.

MTA mengungkapkan, penekanan Mendagri terkait serapan beberapa provinsi secara nasional masih di bawah 70 persen merupakan kewaspadaan nasional betapa pentingnya realisasi anggaran di daerah yang dapat meningkatkan perekonomian dan stimulus bagi pihak swasta.

"Dan itu menjadi referensi bagi kita, terutama bagi SKPA-SKPA untuk lebih fokus dalam realisasi anggaran. Secara rutin, kita juga selalu menggelar rapat pimpinan (rapim) dengan jajaran SKPA terkait realisasi anggaran," ujarnya.

Dengan adanya teguran khusus dari Mendagri, lanjut MTA, semakin memperkuat upaya realisasi anggaran Aceh yang sedang dipacu oleh semua jajaran, terutama SKPA-SKPA yang ada di lingkungan Pemerintah Aceh.

Baca juga: Ngeri, Video CCTV Sepmor Kecelakaan Akibat Terperosok ke Lubang di Jalan Keunire, Ayah Peluk Anak

Baca juga: Wamenkes RI Buka Pertemuan Peningkatan Kapasitas dan Integritas Program Krisis Kesehatan

Sebelumnya diberitakan Mendagri Muhammad Tito Karnavian menegur pemerintah daerah (Pemda) yang realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)-nya masih terbilang rendah.

Teguran itu disampaikan Mendagri saat Rapat Koordinasi Evaluasi Penyerapan Anggaran Daerah Tahun 2021 bersama Menteri Keuangan dan Pemda melalui video conference (vicon), Senin (22/11/2021).

Berdasarkan data Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah per 19 November 2021, dari 34 provinsi di Indonesia hanya 8 provinsi yang angka realisasi belanja APBD-nya di atas 70 persen.

Sedangkan 26 provinsi lainnya termasuk Provinsi Aceh, realisasi belanja APBD-nya masih di bawah 70 persen.

Daerah-daerah tersebut di antaranya adalah Provinsi Papua, Sulawesi Barat, Papua Barat, Sulawesi Utara, Kalimantan Utara, Aceh, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara, Jambi, dan beberapa provinsi lainnya.

Di samping itu, terdapat pula kabupaten/kota dengan realisasi belanja APBD-nya di bawah 50 persen yang didalamnya terdapat Kota Subulussalam.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved