Berita Bireuen
Sejumlah Alumni SMKN 1 Gandapura Bireuen Terima Penghargaan dan Bagi Hasil Usaha Peternakan
Pemberian penghargaan dan dana bagi hasil ini dirangkai dengan halal bilhalal dalam rangka HUT ke-14 SMKN 1 Gandapura Bireuen di sekolah ini, Rabu (26
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Mursal Ismail
Pemberian penghargaan dan dana bagi hasil ini dirangkai dengan halal bilhalal dalam rangka HUT ke-14 SMKN 1 Gandapura Bireuen di sekolah ini, Rabu (26/7/2023).
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Sejumlah alumni SMKN 1 Gandapura, Kabupaten Bireuen menerima piagam penghargaan dan dana bagi hasil usaha wirausaha peternakan yang dikelola selama ini.
Pemberian penghargaan dan dana bagi hasil ini dirangkai dengan halal bilhalal dalam rangka HUT ke-14 SMKN 1 Gandapura Bireuen di sekolah ini, Rabu (26/7/2023).
Kepala SMKN 1 Gandapura Bireuen, M Yusuf SPd, kepada Serambinews.com, Kamis (27/7/2023), piagam penghargaan itu ia serahkan kepada Zikri Haikal, alumni SMKN 1 Gandapura Bireuen.
Kemudian penyerahan uang Rp 2,5 juta oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan atau Kacabdin Wilayah Bireuen, Abdul Hamid, sekaligus launching Program Inkubator Bisnis.
Kemudian dana sebesar Rp 13.100.000, penerima hasil usaha kegiatan wirausaha peternakan periode Juni 2022 - Juni 2023 diterima Wahyu Mustaqim jurusan Agribisnis Ternak Ruminansia.
Selanjutnya Rp 11.060.000 kepada Muhammad Riski periode Juli 2022 -Juni 2023 diserahkan Komite Sekolah Ismail Adam yang juga Anggota DPRK Bireuen.
Baca juga: CPNS 2023 Dibuka September, Berikut Rincian Kuota Formasi CPNS Fresh Graduate dan PPPK 2023
Kacabdin Wilayah Bireuen, Abdul Hamid, dalam sambutanya antara lain mengatakan menyangkut kompetensi anak-anak Bireuen dan Aceh, kini sudah bisa ke tingkat nasional.
Sudah tiga tahun Aceh berada di rangking 10 besar, tahun ini rangking 5 nasional anak-anak masuk ke perguruan tinggi.
"Artinya pendidikan Aceh saat ini sudah membaik. Namun, kita jangan terlena dengan hal ini, jadi terus membaktikan diri bagaimana membangun mutu pendidikan Aceh, terutama Bireuen lebih baik lagi dari tahun ke tahun," ujarnya.
Menurutnya lagi, ada empat indikator penting mendukung untuk membangun pendidikan yang kondusif.
Pertama, dinas pendidikan pemerintah hari ini harus benar-benar memperhatikan sekolah.
Kedua, kepala sekolah dan pengawas sekolah, benar-benar dapat memberi kontribusi yang luar biasa terhadap sekolah.
Baca juga: Oknum Guru Olahraga di Aceh Lecehkan 7 Siswi Kelas 1 MIN di Kelas Saat Belajar, Begini Modusnya
Ketiga, ada guru yang selalu dan setiap saat berada di dalam kelas guna memberikan informasi-informasi kepada anak didiknya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/alumni-SMKN-1-Gandapura.jpg)