Rabu, 8 April 2026

Zakat dan Infak Bangun Rumah Dhuafa

Badan Baitul Mal Kabupaten Bireuen, menyalurkan zakat dan infak tahap kedua senilai Rp 1.162.830.000.

Editor: hasyim
BIREUEN - Badan Baitul Mal Kabupaten Bireuen, menyalurkan zakat dan infak tahap kedua senilai Rp 1.162.830.000. Zakat dan infak yang dihimpun dari jajaran PNS Bireuen itu disalurkan dalam bentuk beasiswa, modal usaha, dan membangun 14 unit rumah kaum duafa, di 17 kecamatan.

Sebagian dari zakat dan infak ini diserahkan dalam sebuah acara sederhana di aula lama Sekdakab Bireuen, Jumat (19/10). Kepala Baitul Mal Bireuen, Drs Ahmad Ajady, M Pd mengatakan, jumlah dana masuk tahap kedua (periode Mei-Agustus 2012) berjumlah Rp. 1.162.830.000. Rinciannya, Rp 409.837.000 dalam bentuk zakat, dan Rp 752.957.000 merupakan infak.

Dana yang dihimpun dari kedua sumber ini didistribusikan untuk bantuan modal usaha fakir miskin, beasiswa untuk siswa fakir dan miskin tingkat SD, SMP, SMA, serta bantuan biaya untuk mualaf, ibnu sabil, dan gharimin.

Menurut Ahmad Ajady, penerimaan zakat dan infak tahap II ini mengalami peningkatan dari tahap sebelumnya yang berjumlah Rp 1.013.767.000. “Ini menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran seluruh pihak dalam membayar zakat,” ujarnya.

Ahmad menambahkan, tahun ini Baitul Mal membangun 14 unit rumah kaum dhuafa. Menurut data diperoleh Serambi, pembangunan rumah dhuafa yang dananya dari Baitul Mal sudah dimulai tahun 2009 lalu sebanyak 30 unit, 2010 mampu membangun 46 unit, tahun 2011 mencapai 54 unit. Dengan demikian dari tahun 2009 sampai 2012 Baitul Mal telah membangun 174 unit rumah kaum dhuafa.(yus)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved