Rabu, 8 April 2026

Distamben Mulai Bangun Sumur Bor Dayah Zawiyah

Pihak rekanan dari Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Aceh, sejak Kamis (26/8) mulai memasukkan alat

Editor: bakri

BANDA ACEH - Pihak rekanan dari Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Aceh, sejak Kamis (26/8) mulai memasukkan alat dan material untuk pembangunan sumur bor di Dayah Zawiyah ‘Arafatul Arsyi (ZAA) Gampong Data Makmur, Blangbintang, Aceh Besar. Hal itu disampaikan pimpinan dayah, Ummi Rostina Dewi kepada Serambi (26/8) tadi malam.

Diberitakan sebelumnya, pimpinan dayah itu menuntut janji pembanguan sumur bor oleh Distamben Aceh. Daya ini merupakan salah satu yang mendapat bantuan sumur bor, karena di lokasi itu tak ada air. Permohonan diajukan dan disetujui pada 2014, tapi tak kunjung dikerjakan. Bahkan 30 persen dana dari Rp 190 juta yang dianggarkan sudah ditarik rekanan. Sementara pejabat Distamben Aceh mengatakan pengerjaan terkendala kondisi tanah yang dipenuhi batuan vulaknik.

Kemarin, Rostina mengatakan, pihak Distamben sudah mengeluarkan surat kontrak baru dengan pihak rekanan untuk melakukan pengerjaan sumur bor itu, karena surat izin kerja sebelumnya sudah berakhir pada 14 Agustus. Surat kontrak yang baru akan berakhir Oktober mendatang.

Surat kontrak kerja itu, diantar ke rumah Ummu Rostina. Dalam surat itu disebutkan, jika hingga waktu yang ditentukan (Oktober) sumur itu tidak selesai dengan alasan yang tidak jelas, menurut Rostina, rekanan akan didena. “Saya ke Distamben kemarin untuk memperjuangkan itu, karena saya takut ada oknum yang mencairkan dana itu dan mengatasnamakan dayah kami. Saya berharap kejadian ini tak terulang lagi dan semua yang pernah dijanjikan oleh pemerintah segera disalurkan,” demikian Ummi Rostina Dewi.(sb)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved