Rabu, 8 April 2026

Berita Pidie

PC ISNU Pidie Salur Bantuan Untuk Bocor Jantung

PC ISNU Pidie Salur Bantuan Untuk Bocor Jantung. Begini Kisah Bocah Malang Itu Dalam Bertahan Hidup

Penulis: Idris Ismail | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
Ketua PC ISNU Pidie, Tgk Nanda Saputra MPd (Tiga kanan) bersama pengurus menyambangi kediaman bocah penderita bocor jantung Rani Khalika di Gampong Seukeum Brok Kemukiman Beurabo, Kecamatan Padang Tiji, Pidie, Senin (28/10/2024). 

Laporan Idris Ismail I Pidie 

SERAMBINEWS.COM, SIGLI -  Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nadhatul Ulama (PC ISNU) Pidie kembali melakukan aksi sosial berupa penyaluran bantuan donasi berupa uang tunai Rp 1,5 juta kepada bocah penderita bocor jantung Rani Khalika (2), Senin (28/10/2024).

Bocah tersebut asal Gampong Seukeum Brok Kemukiman Beurabo, Kecamatan Padang Tiji, Pidie.

Rani Khalika merupakan anak ke lima dari pasangan keluarga miskin.

Amir M Nur (40) dan Salawati (38) mengalami penderitaan bocor jantung selama satu tahun tujuh bulan terakhir. 

Sehingga, keluarga dengan keterbatasan biaya ini membutuhkan uluran bantuan dari berbagai pihak. Hal ini guna meringankan derita dan jeritan Amin M Nur dan Salawati. 

"Sebagai komitemen PC ISNU dalam empati ini, segenap pengurus menyerahkan bantuan peduli secara langsung kepada kedua orang tua Rani Khalika, Amir M Nur dan Salawati berupa uang tunai Rp 1 ,5 juta,"sebut ketua PC ISNU Pidie, Tgk Nanda Saputra MPd kepada Serambinewa.com, Senin (28/10/2024).

Baca juga: Segini Harga Emas Per Mayam di Pidie, Jumlah Pembeli Menurun, Warga Jual Emas Meningkat

Dijelaskan selama ini sosok ayah lima anak itu menyambungkan asa hidup atau menafkahi keluarga dengan melakoni kerja serabutan. 

Ya, umumnya sebagai kuli bangunan. Kondisi ini secara rata-rata sangatlah jauh dari harapan. 

Kendati demikian sosok sang ayah yang tegar mengarungi badai kehidupan yang senantiasa menafkahi keluarga dari rezeki yang bersih.

Menurut Nanda Saputra, sebagai buruh bangunan pendapatan tersebut sangatlah jauh dari harapan. 

Apalagi untuk membiayai derita sang buah hati anak bungsunya itu. 

Baca juga: Bayi Perempuan Ditemukan di Jalan Elak Kuta Makmur Aceh Utara, Ini Dugaan Sementara

"Sebelumnya Rani Khalika pernah menjalani perawatan di RSU Zainoel Abidin Banda Aceh selama dua pekan ada Juni 2024 lalu. 

Kini, kedua orang tuanya itu terus mengobati buah hatinya itu dengan rawat jalan dari tabungan  biaya operasional pas-pasan. 

Sekali jalan membutuhkan biaya rata-rata Rp 600.000. Jika biaya mencukupi, hanya dapat terjawab dalam limit satu bulan sekali ke RSU Zainoel Abidin," ujarnya.

Selaku ketua PC ISNU Pidie, saya berharap masyarakat untuk memberikan uluran bantuan demi meringankan beban kehidupan keluarga miskin tersebut. (*)

Baca juga: Ukraina Desak Tentara Korea Utara Menyerah dan Membelot, Tawarkan Makanan dan Tempat Tinggal Nyaman

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved