Sabtu, 25 April 2026

Kesehatan

Gejala Kanker Serviks Serta Cara Mencegahnya, Simak Ulasan Ahli Kesehatan

Kita bisa mendeteksi lebih awal penyakit ini, dengan melihat tanda-tanda peringatan di bawah. Kalau kita mengalaminya, akan lebih baik

Editor: Nur Nihayati
KOMPAS.COM
Ilustrasi kanker serviks 

SERAMBINEWS.COM  - Kanker serviks adalah kanker yang terjadi pada leher rahim (serviks), yaitu bagian bawah rahim yang menghubungkan rahim dengan vagina. 

Penyakit ini umumnya disebabkan oleh infeksi jangka panjang virus HPV (Human Papillomavirus), terutama tipe 16 dan 18, dan merupakan salah satu kanker paling sering menyerang perempuan di Indonesia. Inilah 5 tanda kanker serviks yang harus diwaspadai, serta cara mencegahnya.

Untuk menjaga tubuh tetap sehat maka harus diwaspadai jangan sampai anda terjangkit penyakit ini.

Salah satu cara dengan menjaga pola hidup sehat dan menjaga olahraga sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Kanker serviks adalah salah satu jenis penyakit yang paling sering dialami oleh cewek.

Kanker ini disebabkan oleh human Papillomavirus (HPV) yang sangat menular.

Kita bisa mendeteksi lebih awal penyakit ini, dengan melihat tanda-tanda peringatan di bawah. Kalau kita mengalaminya, akan lebih baik memeriksakan diri ke dokter.

Tanda-tanda Kanker Serviks

Inilah 5 pertanda terkena kanker serviks yang perlu diwaspadai:

1. Munculnya kutil

Seorang ginekolog Rosa Maria Leme bilang kalau munculnya kutil kecil (eksternal dan internal) adalah tanda untuk beberapa penyakit seperti HPV, yang sangat meningkatan kemungkinan kanker serviks pada cewek.

2. Nyeri dan pendarahan

Jika panggul terasa tidak nyaman dan terjadi perdarahan juga merupakan tanda peringatan dari kanker serviks karena dinding serviks mengering dan bahkan retak karena pertumbuhan sel yang tidak normal.

Perdarahan rektal atau kandung kemih juga dapat terjadi meskipun pada stadium lanjut. Pendarahan di luar menstruasi juga harus diwaspadai.

Rasa nyeri juga bisa terjadi area pinggang, pinggul, hingga pembengkakan kaki.

3. Anemia

Tanda lain dari kanker ini adalah terserang anemia.

Jika kita merasa sering cepat lelah, atau detak jantung meningkat, kita harus memeriksakan diri untuk mengetahui alasan di balik gejala tersebut.

4. Masalah kemih

Kesulitan buang air kecil adalah tanda lain dari kanker serviks yang terjadi akibat pembengkakan serviks yang menekan kandung kemih dan ginjal menghambat saluran air seni.

Jika terasa sakit saat buang air kecil dan terjadi infeksi saluran kemih, hal ini enggak boleh diabaikan, ya.

Baca juga: Hari Kesehatan Nasional 2024 di Kaltim, Akmal Malik Instruksikan Serius pada Kanker Serviks

5. Berat badan menurun drastis

Hilangnya nafsu makan dan berat badan turun terjadi di sebagian besar jenis kanker.

Dalam kasus kanker serviks, leher rahim yang membengkak memberi tekanan pada perut, menyebabkan nafsu makan dan penurunan berat badan.

Cara Mencegah Kanker Serviks
Pencegahan yang sangat dianjurkan untuk mengetahui penyakit kanker serviks di tubuh kita adalah dengab melakukan pendeteksian dini.

Dilansir dari laman alomedika.com, dr. Jessica Elizabeth menerangkan bahwa skrining adalah hal yang bisa kita lakukan.

Skrining kanker serviks adalah bagian dari intervensi untuk mendeteksi ada atau enggaknya kanker serviks di dalam tubuh kita.

Melakukan Hubungan Seksual dengan Aman 

Usahakan untuk selalu melakukan hubungan seksual secara aman, salah satunya adalah dengan menggunakan kondom.

Baca juga: Sosialisasi Inovasi Pemeriksaan HPV Digelar di Samarinda, Deteksi Kanker Serviks dengan Sampel Urine

Maka dari itu, hindari bergonta-ganti pasangan seksual untuk mengurangi risiko dari ancaman kanker serviks.

Hentikan Kebiasaan Merokok

Menghentikan kebiasaan merokok juga menjadi salah satu cara mencegah kanker serviks.

Rokok mengandung racun yang bersifat oksidatif dan dapat menurunkan sistem imun tubuh, sehingga tubuh menjadi lebih rentan terkena infeksi virus HPV.

Konsumsi Makanan Sehat

Konsumsi Makanan yang mengandung vitamin A, C, E, dan mineral (asam folat dan kalsium), misalnya wortel, jeruk, tuna, hati, dan produk olahan susu.

Makanan yang mengandung vitamin B dan asam folat, seperti brokoli, kubis, dan kembang kol.

Makanan kaya antioksidan, seperti buah cherry, blueberry dan ikan salmon.

Makanan yang mengandung polifenol dan flavonoid, misalnya teh hijau, minyak zaitun, cokelat, anggur merah, tomat, kenari, paprika hijau, dan blackberry.

Jaga Kebersihan Vagina

Membasuh vagina dengan air bersih setelah buang air kecil atau besar.

Menghindari penggunaan sabun untuk membersihkan vagina.

Mengeringkan vagina segera setelah dibersihkan.

Menggunakan pakaian dalam berbahan katun yang dapat menyerap keringat dan tidak ketat.

(*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved