Banjir Landa Aceh

Ini Akses Jalan Singkil - Singkil Utara Via Kebun Warga 

Singkil-Singkil Utara, dan sebaliknya bisa diakses melalui jalan darat via perkebunan warga Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara

|
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/Dede Rosadi
JALAN ALTERNATIF KE SINGKIL: Sepeda motor melewati jembatan alternatif Singkil-Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil dan sebaliknya via perkebunan warga di kawasan Gosong Telaga Barat, Senin (1/12/2025). 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Singkil-Singkil Utara, dan sebaliknya bisa diakses melalui jalan darat via perkebunan warga Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil

Serambinews.com (Serambi Indonesia) bersama Danpos Koramil Singkil Utara, Pelda Safi'i, mencoba menerobos jalan tersebut, menggunakan sepeda motor, Senin (1/12/2025) pukul 07.00 WIB. 

Dari Jalan Provinsi di Singkil Utara, sampai gapura STIP Yashafa di Gosong Telaga Barat, belok kanan. 

Selanjutnya belok kiri, terus lurus sampai menemukan jalan tak beraspal. 

Sampai jalan tak beraspal belok kanan sampai menemukan jembatan kayu belok kiri. 

Baca juga: Jalan Ambruk dan Rumah Hanyut, Dampak Banjir di Gosong Telaga Barat Aceh Singkil

Seterusnya melewati perkebunan kelapa sawit. Di daerah itu jalan sudah mengalami pengerasan walau di beberapa titik becek bekas terendam banjir. 

Hingga akhirnya sampai di jembatan darurat yang dibuat warga. 

Di jembatan itu sepeda motor harus didorong. 

Berikutnya terus sampai permukiman warga perumahan Despot, belok kiri melewati SD Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil.

Sekitar 100 meter kemudian sampai di Jalan Provinsi Singkil-Singkil Utara, tepat di depan masjid Anak Laut belok kanan untuk melanjutkan perjalan ke Singkil, ibu kota Kabupaten Aceh Singkil.

Baca juga: Antrean Panjang di SPBU Singkil, Warga tak Perlu Cemas Stok BBM Aman 

Sebaliknya dari arah Singkil, sampai masjid Anak Laut, belok kiri hingga akhirnya ke luar di gerbang STIP Yashafa.

Hanya sepeda motor dan becak

Kendaraan yang bisa melintas via perkebunan warga itu, hanya sepeda motor dan becak atau kendadaan roda tiga. 

"Roda dua dan becak yang bisa lewat. Roda empat kalau jembatannya ditambah lagi kayu bisa melintas," kata Sarbaini warga di lokasi jembatan darurat. 

Pengendara saat melintas diminta jasa pembuatan jembatan darurat dRp 10 ribu. Sementara untuk orang digratiskan.(*)

Baca juga: Meski Harus Lewati Jembatan Kayu dan Naik Rakit, Singkil Sudah Bisa Ditembus Pakai Sepeda Motor 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved