Rabu, 3 Juni 2026

Presiden Tinjau Banjir Aceh

Tinjau Banjir Aceh Tenggara, Prabowo: Kerusakan Akibat Bencana di Aceh Segera Diperbaiki

Presiden Prabowo Subianto, menyatakan bahwa seluruh kerusakan infrastruktur dan fasilitas umum akibat banjir serta banjir bandang di

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Ansari Hasyim
Tangkapan layar Kompas TV
Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan pernyataan pers sebelum bertolak ke lokasi banjir di Aceh, usai meninjau lokasi banjir di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Senin (1/12/2025) pagi. 
Ringkasan Berita:
  • Kedatangan Presiden Prabowo menjadi momen bersejarah bagi Kabupaten Aceh Tenggara, karena untuk pertama kalinya seorang presiden RI turun langsung meninjau lokasi bencana di daerah tersebut.
  • Dalam kunjungannya, Presiden meninjau kerusakan jembatan dan berdialog dengan masyarakat terdampak.

 

Laporan Wartawan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Presiden Prabowo Subianto, menyatakan bahwa seluruh kerusakan infrastruktur dan fasilitas umum akibat banjir serta banjir bandang di Provinsi Aceh, khususnya Aceh Tenggara, akan segera ditangani oleh pemerintah pusat.

“Kita telah meninjau Jembatan Pantai Dona di Kecamatan Semadam menuju Kecamatan Babul Rahmah, kemudian bertemu dengan para korban banjir yang mengungsi di Desa Bambel Baru, Kecamatan Bukit Tusam,” ujar Presiden Prabowo saat berbicara dengan para pengungsi di Desa Bambel Baru, Senin (1/12/2025).

Kedatangan Presiden Prabowo menjadi momen bersejarah bagi Kabupaten Aceh Tenggara, karena untuk pertama kalinya seorang presiden RI turun langsung meninjau lokasi bencana di daerah tersebut. 

Dalam kunjungannya, Presiden meninjau kerusakan jembatan dan berdialog dengan masyarakat terdampak.

Presiden Prabowo saat berbicara dengan para pengungsi di Desa Bambel Baru, Senin (1/12/2025).
Presiden Prabowo saat berbicara dengan para pengungsi di Desa Bambel Baru, Senin (1/12/2025). (Serambinews.com/HO)

Presiden disambut antusias oleh warga. Ia hadir didampingi Sekretaris Kabinet RI Teddy Indra Wijaya serta Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Jarwansah, Bupati Aceh Tenggara M. Salim Fakhry, Wakil Bupati Aceh Tenggara Heri Al Hilal, Ketua DPRK Aceh Tenggara Dr. Denny Febrian Roza SSTP MSi, Kapolres AKBP Yulhendri SIK MIK, Dandim Letkol Czi Arya Murdyatoro, Kajari Mohammad Purnomo Satriyadi SH MH, Ketua Pengadilan Negeri Kutacane Ade Yusuf SH MH, Ketua Mahkamah Syariah Kutacane T. Swandi SHI MH, serta jajaran OPD, camat, pengulu, dan para kepala puskesmas.

Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Waspada Banjir ROB di Aceh, Ini Wilayah Berpotensi Terdampak

Dalam pertemuan sekitar 30 menit dengan para pengungsi, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah pusat akan merampingkan anggaran untuk memprioritaskan perbaikan kerusakan jalan nasional, jembatan, serta fasilitas lain yang rusak akibat bencana.

Presiden juga mengapresiasi keberadaan dapur SPPG di Aceh Tenggara serta rencana operasional Koperasi Merah Putih di desa-desa yang diyakini dapat mendorong perputaran ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Aceh Tenggara M. Salim Fakhry SE MM menyampaikan harapannya agar pemerintah pusat dapat membantu percepatan pembangunan kembali infrastruktur yang rusak. 

Ia menyebut kedatangan Prabowo sebagai sejarah penting bagi Aceh Tenggara, karena sebelumnya tidak pernah ada presiden yang datang langsung ke wilayah tersebut saat terjadi bencana.

“Kehadiran Presiden Prabowo di tengah bencana ini membuat masyarakat semakin yakin bahwa beliau benar-benar memikirkan rakyat Aceh, khususnya Aceh Tenggara. Kehadiran ini juga mengobati kesedihan warga yang terdampak banjir bandang pada 27 November 2025 lalu,” ungkap Salim Fakhry.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved