Kamis, 23 April 2026

Trans Continent

Trans Continent Fokus Pulihkan Operasional Pasca Bencana di Aceh dan Sumut

Meski menghadapi situasi berat, tim Trans Continent bersama masyarakat setempat tetap solid mencari solusi untuk bertahan. 

Editor: Zaenal
Serambinews.com/HO
ISMAIL RASYID, owner sekaligus CEO PT Trans Continent. Perusahaan yang bergerak di bidang Multimoda Transport & Logistics ini, menyalurkan bantuan kemanusian sebesar 100 juta Rupiah untuk korban banjir di Provinsi Aceh. 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Bencana Siklon Senyar 25 yang memicu banjir dan tanah longsor di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Padang, turut berdampak pada operasional perusahaan logistik Trans Continent.

Dua wilayah operasional utama, Sibolga dan Tapanuli Selatan, mengalami gangguan serius.

Sekitar 50 keluarga dari tim Trans Continent terdampak langsung, dengan akses jalan terputus selama sepekan, listrik padam, serta komunikasi telepon dan email lumpuh.

Meski menghadapi situasi berat, tim Trans Continent bersama masyarakat setempat tetap solid mencari solusi untuk bertahan. 

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dari keluarga besar Trans Continent,” ungkap Ismail Rasyid, CEO PT Trans Continent melalui pesan WhatsApp kepada Serambinews.com, Senin (8/12/2025).

Ismail mengatakan, sejak seminggu terakhir, perusahaan memfokuskan langkah pada penanggulangan sosial dan kemanusiaan di lokasi-lokasi kritis, terutama di wilayah lingkar kegiatan perusahaan 

Baca juga: Selain ke Aceh, PT Trans Continent Juga Bantu Korban Bencana di Tapanuli Tengah

Penguatan Operasional

Menyusul berangsur pulihnya kondisi di Aceh dan Sumut, lanjut Ismail, perusahannya kini kembali fokus untuk memperkuat kegiatan logistik di Aceh.

Trans Continent, kata Ismail, sebelumnya telah melakukan pengadaan alat berat langsung dari China. 

“Satu unit reachstacker yang diimpor telah tiba di Pelabuhan Belawan, meski sempat terhambat proses kepabeanan akibat banjir besar. Kini, alat tersebut sedang dalam perjalanan menuju Lhokseumawe untuk mendukung operasional Pelabuhan dan Logistik Hub & Distribution,” kata dia. 

Selain itu, perusahaan juga dalam waktu dekat akan melakukan investasi tambahan berupa:

1 unit Shore Crane kapasitas 200 ton

4 unit Prime Mover dan Trailer kapasitas 45–60 ton

2 unit Low Bed kapasitas 60 dan 80 ton

Ismail Rasyid menegaskan, program investasi dan penambahan Capex di Aceh menjadi prioritas utama pada tahun 2026.

Ia juga menjelaskan, sebelumnya, Trans Continent telah memperluas jaringan di Sulawesi, khususnya cabang Palu, Sulawesi Tengah. 

Lokasi cabang berada di kawasan KEK Palu dan secara operasional sudah berjalan, hanya menunggu peresmian resmi yang dijadwalkan pada awal 2016.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved