Sabtu, 25 April 2026

Abdya

Warga Abdya Tampung Air Hujan untuk Keperluan Rumah, Harap Listrik Cepat Normal

Kondisi listrik di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) sejak tiga hari terakhir padam total. Kondisi ini membuat masyarakat Abdya...

Penulis: Masrian Mizani | Editor: Eddy Fitriadi
Serambinews.com/Masrian Mizani
TAMPUNG AIR HUJAN - Ember penampung air hujan di salah satu rumah warga di Lhung Tarok, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Kamis (11/12/2025). 

 

Ringkasan Berita:
  • Listrik di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) padam total selama tiga hari, membuat warga kesulitan air bersih dan harus memanfaatkan air sungai serta menampung air hujan.
  • Warga mengeluhkan dampaknya terhadap aktivitas rumah tangga, jaringan telekomunikasi, dan ekonomi masyarakat.
  • Masyarakat berharap listrik segera pulih agar kondisi kembali normal, terutama di tengah bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah Aceh.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya 

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Kondisi listrik di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) sejak tiga hari terakhir padam total.

Kondisi ini membuat masyarakat Abdya kesusahan mendapatkan air bersih. 

Untuk mencukupi kebutuhan air di rumah selama pemadaman listrik ini, masyarakat Abdya memanfaatkan air sungai dan menampung air hujan menggunakan ember.

"Sudah dua malam ini kan hujan, jadi kami menampung air hujan untuk kebutuhan di rumah. Alhamdulillah, cukup untuk kamar mandi dan wudhu," kata M Marzuki, salah seorang warga Blangpidie, kepada Serambinews.com, Kamis malam (11/12/2025).

Ia menyebutkan, tiga hari ini kondisi listrik ditempatnya padam total, sehingga ia dan warga lainnya terpaksa mengangkut air sungai Krueng Beukah (Krueng Susoh) untuk keperluan di rumah.

"Kemarin-kemarin itu ada nyala listrik. Meskipun hanya sebentar, namun bisa lah kita hidupkan mesin air untuk mengisi bak mandi dan keperluan lainnya," jelasnya.

Marzuki menyebutkan, selama tiga hari ini listrik memang tidak hidup sama sekali.

"Untuk ada turun hujan, jadi bisa kita tampung pakai ember," ujarnya.

Baca juga: Bantuan Logistik dari Pemerintah dan Masyarakat Abdya Sudah Tiba di Bireuen, Diterima Bupati Mukhlis

Ia berharap, kondisi listrik ini segera pulih, sehingga tidak memberatkan masyarakat dalam beraktifitas.

"Kalau bisa listrik di Aceh ini segera normal kembali, apalagi di tempat-tempat saudara-saudara kita yang saat ini sedang dilanda musibah banjir dan tanah longsor," harapnya.

Sebab, katanya, padamnya listrik ini juga sangat berpengaruh pada jaringan telekomunikasi dan internet. Selain itu juga menghambat ekonomi masyarakat.

"Kalau memungkinkan jangan terlalu lama listrik ini padam, jika bisa besok bisa normal kembali," harapnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved