Kamis, 23 April 2026

Berita Pidie Jaya

Jembatan Krueng Meureudu Dibuka, Akses Lintas Timur Aceh Pulih Bertahap

Jembatan Krueng Meureudu di Pidie Jaya kembali dibuka setelah perbaikan darurat oprit akibat banjir bandang.

Penulis: Misran Asri | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
JEMBATAN MEUREUDU DIBUKA - Jembatan Krueng Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya yang sempat mengalami kerusakan serius berapa waktu lalu telah berhasil diselesaikan dan secara bertahap telah bisa dilalui, Jumat (12/12/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Jembatan Krueng Meureudu di Pidie Jaya kembali dibuka setelah perbaikan darurat oprit akibat banjir bandang.
  • Akses transportasi di jalur nasional Lintas Timur Aceh mulai normal bertahap sejak Jumat (12/12/2025). 
  • BPJN Aceh menegaskan perbaikan masih sementara dan akan dilanjutkan dengan pemulihan permanen.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Misran Asri | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU – Setelah sempat mengalami kerusakan serius akibat banjir bandang beberapa waktu lalu, Jembatan Krueng Meureudu di Kabupaten Pidie Jaya (Pijay) akhirnya kembali dibuka.

Penanganan darurat yang dilakukan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh berhasil menyelesaikan perbaikan sementara pada oprit jembatan.

Sehingga akses transportasi di jalur nasional Lintas Timur Aceh tersebut mulai normal secara bertahap.

Mulai Jumat (12/12/2025), jembatan tersebut sudah dapat dilintasi kendaraan.

Hal ini disampaikan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 BPJN Aceh, Rita Marleni.

“Penanganan sementara terhadap kerusakan oprit Jembatan Krueng Meureudu sudah dilakukan,” bebernya.

Baca juga: Jembatan Putus Diterjang Banjir di Pijay Selesai Diperbaiki, Transportasi Banda Aceh- Medan Normal

“Alhamdulillah, jembatan mulai fungsional dan kembali dibuka sejak hari ini,” ujar Rita.

Jembatan Krueng Meureudu berada di ruas Jalan Meureudu–Pidie Jaya, jalur vital yang menghubungkan wilayah Pidie Jaya dengan Kabupaten Bireuen.

Jalur ini merupakan bagian penting dari Lintas Timur Aceh yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik antarwilayah.

Sebelumnya, BPJN Aceh telah melakukan sejumlah langkah darurat untuk mempercepat pemulihan.

Penimbunan oprit jembatan dilakukan agar kendaraan dapat kembali melintas.

Sementara pemasangan batu boulder di sekitar struktur jembatan bertujuan memperkuat fondasi dan mencegah kerusakan lebih lanjut.

Baca juga: Jembatan Bailey Teupin Mane Bireuen Dikebut, Target Tersambung Akhir Pekan

Pada Kamis (4/12/2025), progres penanganan dilaporkan baru mencapai 25 persen dengan estimasi waktu pengerjaan sekitar 10 hari.

Kini, setelah kerja intensif, jembatan sudah bisa difungsikan kembali meski masih dalam tahap pemulihan bertahap.

Selain memperbaiki oprit, BPJN Aceh juga menyelesaikan pembersihan jalan pendekat Jembatan Krueng Meureudu yang sebelumnya tertutup lumpur tebal akibat banjir bandang.

Pembersihan ini penting agar kendaraan dapat melintas dengan aman tanpa hambatan.

Dengan dibukanya kembali Jembatan Krueng Meureudu, masyarakat Pidie Jaya dan sekitarnya kini bisa kembali menggunakan jalur utama lintas Timur Aceh.

Meski demikian, BPJN Aceh menegaskan, bahwa penanganan masih bersifat sementara dan akan dilanjutkan dengan perbaikan permanen agar jembatan benar-benar aman digunakan dalam jangka panjang.

Baca juga: VIDEO - Momen Prabowo Saksikan Gelondongan Kayu dari Jembatan Aceh Tamiang

Kehadiran jembatan ini kembali diharapkan mampu memperlancar arus transportasi, distribusi barang, serta aktivitas ekonomi masyarakat yang sempat lumpuh akibat terputusnya akses jalan.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved