Aceh Barat
Delapan Peserta Bersaing Rebut Jabatan Direktur Utama BUMD Pakat Beusaree
Sebanyak delapan peserta bersaing memperebutkan jabatan Direktur Utama Perseroan Daerah PT Pakat Beusaree Kabupaten Aceh Barat...
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- Sebanyak delapan peserta mengikuti ujian Computer Assisted Test (CAT) untuk memperebutkan jabatan Direktur Utama Perseroan Daerah PT Pakat Beusaree Aceh Barat di Universitas Teuku Umar, Meulaboh.
- Ujian CAT menjadi tahapan krusial untuk mengukur kompetensi manajerial, kepemimpinan, pemahaman bisnis, dan integritas calon pimpinan BUMD.
- Hasil CAT akan menjadi dasar seleksi lanjutan berupa pemaparan visi, misi, dan rencana bisnis guna menentukan kandidat terbaik.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sa’dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, ACEH BARAT - Sebanyak delapan peserta bersaing memperebutkan jabatan Direktur Utama Perseroan Daerah PT Pakat Beusaree Kabupaten Aceh Barat. Para peserta mengikuti ujian Computer Assisted Test (CAT) yang dilaksanakan oleh Panitia Seleksi Terbuka pada Senin (15/12/2025) di Meulaboh.
Ujian CAT tersebut berlangsung di Ruang F-102 Laboratorium Komputer Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Universitas Teuku Umar (UTU), Meulaboh, sebagai bagian dari tahapan seleksi untuk menjaring calon pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang kompeten dan berintegritas.
Ketua Panitia Pelaksana Seleksi, Dr. Kurdi, menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara fair, terbuka, dan profesional, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Ujian CAT ini merupakan tahapan krusial dengan sistem penilaian yang objektif, transparan, dan akuntabel. Melalui metode ini, panitia dapat mengukur kompetensi manajerial, pemahaman bisnis, kepemimpinan strategis, serta integritas calon Direktur Utama,” ujar Dr. Kurdi.
Ia menambahkan, panitia seleksi benar-benar mencari sosok pemimpin yang mampu membawa PT Pakat Beusaree tumbuh sehat, profesional, dan memiliki daya saing, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
Ujian CAT diikuti oleh delapan peserta yang sebelumnya telah dinyatakan lulus seleksi administrasi. Dari total sembilan pendaftar, satu orang dinyatakan tidak memenuhi persyaratan administrasi yang telah ditetapkan oleh panitia.
Baca juga: Kebakaran Cafe Fourgee di Batu Putih Aceh Barat, Kerugian Capai Rp 1 Miliar
Sementara itu, Sekretaris Panitia Pelaksana, Bos Ariadi Muis, menjelaskan bahwa hasil ujian CAT akan menjadi dasar penting dalam penilaian pada tahapan seleksi selanjutnya, yaitu pemaparan visi, misi, strategi, dan rencana bisnis di hadapan Tim Uji Kelayakan dan Kepatutan.
“Hasil CAT akan menjadi salah satu komponen utama dalam menentukan kandidat terbaik yang dinilai layak memimpin Perseroan Daerah PT Pakat Beusaree,” jelasnya.
Bos Ariadi menegaskan bahwa panitia seleksi tidak akan berkompromi terhadap kualitas calon pimpinan, mengingat posisi Direktur Utama memiliki peran strategis dalam meningkatkan kinerja BUMD, mendorong kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta menjadikan PT Pakat Beusaree sebagai contoh pengelolaan BUMD yang profesional dan modern.
Ia juga menyebutkan bahwa seluruh rangkaian seleksi diawasi secara ketat untuk memastikan proses berjalan adil, bersih, transparan, dan bebas dari intervensi.
Adapun Tim Penguji dalam seleksi ini terdiri dari para akademisi dan profesional berkompeten, yakni Dr. Kurdi, ST, MT, MH; Dr. M. Gausyah, SH, MH; Dr. H. Mardaleta M. Nazer, AMpA, SE; H. T. Ali Devi; serta Drs. Nur Janah, Psikolog, MM.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Para-peserta-mengikuti-ujian-CAT-yang-dilaksanakan-oleh-Panitia-Seleksi.jpg)