Berita Bireuen
Umuslim Distribusikan Logistik ke Daerah Terdampak Bencana Hidrometeorologi
“Program ini merupakan bagian dari kebijakan Kemdiktisaintek untuk memperkuat respons kemanusiaan di wilayah terdampak bencana,
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: IKL
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Kabupaten Bireuen, melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi berupa banjir dan longsor di Kecamatan Peusangan Siblah Krueng dan Jangka.
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tanggap darurat ini dilaksanakan selama tiga hari, Minggu hingga Selasa (21–23/12/2025), sebagai bagian dari program Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Baca juga: FK Umuslim Bersama IDI Bireuen Terus Beri Layanan Kesehatan Gratis Korban Banjir
Ketua Tim PKM Umuslim, Dr Marwan, MPd, mengatakan aksi kemanusiaan tersebut telah berlangsung sejak sekitar 14 hari terakhir dengan fokus pada pendistribusian bantuan logistik dan kebutuhan dasar masyarakat korban bencana.
“Program ini merupakan bagian dari kebijakan Kemdiktisaintek untuk memperkuat respons kemanusiaan di wilayah terdampak bencana, khususnya pascabencana yang terjadi pada 26 November 2025 lalu,” ujar Dr Marwan kepada Serambinews.com, Kamis (25/12/2025).
Ia menyebutkan, tim pengabdian Umuslim terdiri dari Dr Marwan, Dr Sonny M Ikhsan Mangkuwinata, MSi, Dr M Rezeki Muamar, M.Ed, dan Heri Gustami, M.Kom, serta melibatkan pengurus organisasi mahasiswa.
Tim turun langsung ke lapangan dan bersilaturahmi dengan warga di sejumlah desa terdampak.
Penyaluran bantuan dilakukan di Gampong Pante Baro Gle Siblah, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, yang didampingi oleh Keuchik Suryadi.
Selanjutnya, tim melanjutkan kegiatan ke Gampong Ulee Ceu dan Gampong Alue Bayeu Utang di Kecamatan Jangka, Bireuen.
Di Gampong Pante Baro Gle Siblah, dampak bencana menyebabkan sekitar 80 persen rumah warga tertimbun lumpur setinggi 1 hingga 2 meter, serta tercatat sebanyak 23 rumah hilang.
Sementara di Gampong Ulee Ceu, kegiatan dipusatkan di posko bencana yang berada di meunasah desa dan disambut oleh Keuchik Azwani beserta warga setempat.
Di Gampong Alue Bayeu Utang, tim bertemu langsung dengan Keuchik Zulfakri dan masyarakat korban bencana.
Dr Marwan menegaskan, melalui program PKM Tanggap Darurat Bencana ini, perguruan tinggi diharapkan dapat berperan aktif membantu masyarakat secara terencana dan sesuai kebutuhan lapangan.
“Kami mendapat amanah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk menyalurkan bantuan ini sebagai bentuk tanggung jawab kemanusiaan dan peran dunia pendidikan dalam penanggulangan bencana,” ujarnya.
Sementara itu, anggota tim pengabdi Umuslim, Dr Sonny M Ikhsan Mangkuwinata, mengatakan bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan balita dan anak-anak, seperti bubur sereal, makanan dan susu bayi, serta pakaian bayi dan anak.
Selain itu, juga disalurkan kebutuhan pokok berupa beras, sarden, makanan instan, serta perlengkapan rumah tangga seperti lampu emergensi, ember higienis, tisu basah, jeriken, sabun mandi, sampo, pasta dan sikat gigi, pembalut wanita, serta pakaian dewasa. (*)
| Catat! Keuchik Bertanggung Jawab Penuh Membantu Petugas Verifikasi Korban Banjir |
|
|---|
| Bupati Bireuen Hadiri Relaunching Gedung AMANAH di Ladong Aceh Besar |
|
|---|
| Dua Imum Mukim di Gandapura Bireuen Dilantik, Ini Pesan Camat |
|
|---|
| Bupati Bireuen Tegaskan Pendataan Rumah Rusak Harus Akurat dan Adil |
|
|---|
| Usai Direndam Banjir, Siswa SMKN 1 Peusangan-Bireuen Belum Belajar Praktik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Umuslim-25.jpg)