Banjir Landa Aceh

3.690 Rumah Rusak di Samalanga

Sebanyak 3.690 rumah milik warga di Samalanga, Bireuen meng-alami rusak parah, sedang, dan ringan menyusul banjir bandang

Editor: mufti
COVER KORAN SERAMBI INDONESIA/KORAN SERAMBI INDONESIA
HEADLINE SERAMBI PASE EDISI RABU 20251231 
Ringkasan Berita:
  • 3.690 rumah milik warga di Samalanga, Bireuen meng-alami rusak parah, sedang, dan ringan menyusul banjir bandang
  • Sesuai data dari para keuchik, secara keseluruhan rumah rusak mencapai 3.690 dengan rincian rumah rusak berat sebanyak 210 unit, rumah rusak sedang 2.126 unit, dan rumah rusak ringan mencapai 1.354 unit.
  • Ketua PMI Samalanga mengharapkan bantuan pemerintah mengirim alat berat untuk mem-bersihkan endapan lumpur yang tebal di rumah warga maupun jalan.

SERAMBINEWS,COM, BIREUEN – Sebanyak 3.690 rumah milik warga di Samalanga, Bireuen meng-alami rusak parah, sedang, dan ringan menyusul banjir bandang akhir November 2025 lalu. Selain itu, empat unit rumah hilang disebab-kan banjir bandang dan ab-rasi Krueng Batee Iliek.

Informasi  itu disampaikan Camat Samalanga, M Rizal dan juga Ketua PMI Samal-anga, Faisal kepada Seram-bi, Senin (29/12/2025).  Kawasan yang diterjang banjir, kata camat, meliputi 31 dari 46 gampong terdampak ben-cana alam di kecamatan ter-sebut.

Sesuai data dari para keuchik pascakejadian, secara keseluruhan rumah rusak mencapai 3.690 dengan rincian rumah rusak berat sebanyak 210 unit, rumah rusak sedang 2.126 unit, dan rumah rusak ringan mencapai 1.354 unit.

Sementara itu, ada empat rumah hilang dibawa arus sungai yaitu tiga di Gam-pong Meurah milik Muham-mad Nur, M Hazil, Fitriah. Sedangkan satu rumah di Gampong Cot Meurak Blang milik Muhammad Amin.
“Selain itu, sejumlah pe-santren/dayah, dan puluhan balai pengajian juga rusak. Kemudian, sejumlah sekolah terendam lumpur dan satu masjid hilang diterjang arus deras,” ungkap Camat Sama-langa, M Rizal. Amatan Serambi, sisi jalan kawasan gampong diter-jang banjir dipenuhi lumpur. Kondisi serupa juga pada halaman rumah warga yang masih dipenuh lumpur. Hingga saat ini, warga tidak mampu membersihkan lum-pur yang tebal di lingkungan rumah mereka.

Banjir bandang juga me-rusak fasilitas umum antara lain bendung irigasi Lhok Pu-deng. Di Batee Iliek, tempat usaha warga di objek wisata itu juga rusak. Lalu, Masjid Al Mabrur, dan Meunasah serta bilik di Dayah Nurul Hidayah di Gampong Cot Meurak Blang ambruk ke dalam Sungai ketika terjadi bencana.
Faisal menambahkan, se-lain itu Dayah MUDI Samalanga baik putra maupun putri begitu juga Dayah Um-mul Ayman putra maupun putri, serta Dayah Putri Mus-limat juga terdampak banjir. Hingga sekarang ini, dayah tersebut masih dipenuhi en-dapan lumpur.(yus)

Harapkan Bantuan Alat Berat

SEBULAN pascabanjir bandang menerjang Bireu-en, ratusan unit rumah di Samalanga hingga Senin 
(29/12/2025) masih dipe-nuhi endapan lumpur. Selain rumah, fasilitas umum juga masih berlumpur. 
Ketua PMI Samalanga, Faisal yang juga Keuchik Mideun Jok mengharapkan bantuan pemerintah mengirim alat berat untuk mem-bersihkan endapan lumpur yang tebal di rumah warga maupun jalan.

Diakuinya, Pemkab Bireu-en sudah membersihkan en-dapan lumpur sejak beberapa waktu lalu. Hanya saja, lum-pur di rumah warga masih ba-nyak yang belum tersentuh sama sekali.

Amatan Serambi, mulai di Gampong Kandang, tumpuk-an lumpur berada di kiri ka-nan jalan. Warga terlihat se-dang membersihkan lumpur sebisa mungkin. Ada yang membuat saluran kecil dari dalam hingga keluar rumah untuk mengeluarkan lumpur tebal. Camat Samalanga, M Ri-zal didampingi Imum Mukim Mesjid Raya, Jamaluddin mengatakan,  bantuan alat berat sangat dibutuhkan masyara-kat di Kecamatan Samal-anga, guna membersihkan ta-nah, lumpur serta pasir yang sampai saat ini masih banyak di pemukiman dan rumah ma-syarakat akibat banjir.(yus)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved