Aceh Utara
22 Warga Miskin di Lhokseumawe Terima Rumah Layak Huni dan Aman Gempa dari Islamic Relief
“Pada tahun 2025, kami membangun sebanyak 50 unit rumah. Seluruh pendanaan program ini bersumber dari zakat umat Muslim dunia
Penulis: Jafaruddin | Editor: Nur Nihayati
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Jafaruddin I Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE – Sebanyak 22 keluarga warga miskin di Kota Lhokseumawe menerima bantuan rumah layak huni dan aman gempadari Islamic Relief Indonesia melalui program kemanusiaan yang bekerja sama dengan Baitul Mal Kota Lhokseumawe, Sabtu (3/1/2026).
Serah terima kunci rumah tersebut dilaksanakan di Desa Blang Crum, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.
Program ini ditujukan bagi keluarga dhuafa yang selama ini tinggal di hunian tidak layak dan berada di wilayah rawan bencana.
Rumah yang dibangun dirancang dengan struktur tahan gempa, sehingga diharapkan dapat memberikan rasa aman, kenyamanan, serta meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat.
Baca juga: Rektor IAIN Langsa Beri Penghargaan 28 Penulis Jurnal Terbaik di Peringatan HAB Ke-80
Area Koordinator Islamic Relief Indonesia kantor Aceh Yusrizal Puteh dalam siaran pers yang diterima Serambinews.com, Sabtu (3/1/2026), menyampaikan bahwa program Rumah Layak Huni dan Aman Gempa ini merupakan hasil kolaborasi antara Islamic Relief dan Baitul Mal Kota Lhokseumawe.
“Pada tahun 2025, kami membangun sebanyak 50 unit rumah. Seluruh pendanaan program ini bersumber dari zakat umat Muslim dunia yang dihimpun oleh Islamic Relief UK, serta zakat masyarakat Kota Lhokseumawe melalui Baitul Mal,” jelasnya.
Sementara itu, Yusrizal Puteh juga menjelaskan perkembangan pembangunan rumah yang terbagi dalam dua klaster.
“Dari total 50 rumah yang dibangun, terbagi dalam dua tahap. Tahap pertama sebanyak 28 rumah, di mana 22 unit telah rampung dan 6 unit berada pada tahap finishing.
Untuk tahap kedua, terdapat 22 unit rumah yang masih dalam proses pembangunan dan tersebar di beberapa wilayah Kota Lhokseumawe,” ujarnya.
Yusrizal menambahkan bahwa pihaknya menargetkan seluruh rumah dapat ditempati oleh penerima manfaat sebelum bulan Ramadan.
“Meskipun wilayah Aceh baru saja dilanda bencana banjir dan longsor, serta adanya kenaikan harga material bangunan, semangat dan komitmen pembangunan tetap kami jalankan agar masyarakat dapat segera menempati rumah yang aman dan layak,” tambahnya.
Sebagai organisasi kemanusiaan berbasis nilai-nilai Islam, Islamic Relief berkomitmen memberikan bantuan darurat serta melaksanakan program pembangunan jangka panjang bagi masyarakat rentan.
Di Indonesia, Islamic Relief menjalankan berbagai program, antara lain penyediaan air bersih dan sanitasi, pendidikan, kesehatan, penguatan mata pencaharian, serta penanggulangan bencana.
Di Provinsi Aceh, Islamic Relief memiliki rekam jejak panjang bekerja sama dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan, termasuk dalam program pembangunan rumah layak huni bagi keluarga dhuafa dan kelompok rentan.(*)
Baca juga: Pemkab Aceh Utara Gelar Rapat Penyusunan Rencana Rehab Rekon, Target Selesai 20 Januari 2026
| Lagi, Senator Azhari Cage Pulangkan Jenazah Warga Bireuen yang Meninggal di Bekasi ke Aceh |
|
|---|
| Musnahkan Sabu, Kajari Aceh Utara: Pendidikan Agama dan Karakter Benteng Kuat Lindungi Generasi |
|
|---|
| Dua Spesialis Pencurian yang Terekam CCTV dan Viral Divonis 8 Tahun, Penadah 1 Tahun Penjara |
|
|---|
| Kepala Sekolah di Aceh Utara Janji Kelola Dana BOS Secara Transparan, 40 Persen Lulusan Diterima PTN |
|
|---|
| Hakim PN Lhoksukon Jadwalkan Sidang Kasus Tiga pria Selundup Senpi ke Lapas Beragendakan Tuntutan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Bantuan-islamic-0301.jpg)