Rabu, 15 April 2026

Berita Bireuen

Dua Sekolah Jenjang Menengah di Bireuen Masih Berlumpur, Proses Belajar Normal Belum Bisa

Dari enam sekolah tersebut, hingga Senin (5/1/2026) ada dua sekolah yang masih berlumpur. Akibatnya, proses belajar mengajar belum dapat dilaksanakan

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Subur Dani
SERAMBI/YUSMANDIN IDRIS/Yusmandin Idris
Lumpur - Komplek SMKN 1 Peusangan, Bireuen, Senin (5/1/2026) masih dipenuhi endapan lumpur tebal. SERAMBI/YUSMANDIN IDRIS 

Ringkasan Berita:
  • Enam sekolah jenjang menengah atas di Bireuen mengalami rusak dan berlumpur tebal akibat dari banjir bandang beberapa waktu lalu
  • Sekolah tersebut yaitu SMAN 1 Peusangan, SMAN 2 Peusangan, SMKN 1 Peusangan.  Kemudian, SMAS Al Furqan, SMAN 1 Peusangan Siblah Krueng, dan SMAN 2 Kutablang Bireuen
  • Dari enam sekolah tersebut, hingga Senin (5/1/2026) ada dua sekolah yang masih berlumpur. Akibatnya, proses belajar mengajar belum dapat dilaksanakan

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Musibah banjir bandang yang terjadi di Bireuen sedikitnya membuat enam sekolah jenjang menengah atas mengalami rusak dan berlumpur tebal. 

Sekolah tersebut yaitu SMAN 1 Peusangan, SMAN 2 Peusangan, SMKN 1 Peusangan.  Kemudian, SMAS Al Furqan, SMAN 1 Peusangan Siblah Krueng, dan SMAN 2 Kutablang Bireuen. 

Baca juga: Sebagian SDN 14 Juli Bireuen Ambruk ke Sungai, Murid Belajar di Tenda

Dari enam sekolah tersebut, hingga Senin (5/1/2026) ada dua sekolah yang masih berlumpur. Akibatnya, proses belajar mengajar belum dapat dilaksanakan. Kedua sekolah itu adalah SMKN 1 Peusangan dan SMAN 1 Peusangan Siblah Krueng.

Sedangkan empat sekolah lainnya sudah dapat melakukan proses belajar mengajar secara darurat dengan serba keterbatasan. 

Hal tersebut disampaikan Kacabdin Wilayah IV Bireuen, Abdul Hamid SPd MPd kepada Serambinews.com, Senin (5/1/2026) saat meninjau proses belajar di SMAN 1 dan SMKN 1 Peusangan. 

Baca juga: Sebanyak 1.274 Rumah Pegawai Kankemenag Bireuen Rusak dan Terendam Lumpur

Disebutkan, kondisi SMKN 1 Peusangan masih dipenuhi lumpur tebal. Hari pertama belajar, para siswa belajar di alam, siswa dan guru juga melakukan gotong royong membersihkan berbagai ruangan.

 “Kemungkinan satu minggu ke depan para siswa masih belajar alam yaitu bersih bersih ruangan dan lingkungan sekolah,” ujarnya.

Kacabdin menyebutkan, di SMKN 1 Peusangan, upaya pembersihan lumpur telah dilakukan sejak lama mulai dari para guru, siswa sekolah tersebut.

Kodim 0111/Bireuen dengan menerjunkan puluhan personel termasuk dari Kesatuan Batalyon Infanteri TP 837/KT Kodam V/Brawijaya. 

Baca juga: VIDEO 200 Rumah Warga Ujong Blang Bireuen Masih Tertimbun Lumpur, 10 Hilang

Anggota pramuka dari sejumlah sekolah termasuk dari SMKN 1 Gandapura juga ikut membantu.

Di SMKN 1 Peusangan katanya, kondisi SMKN 1 Peusangan yang telah dibersihkan berbagai kalangan dapat disebutkan sudah bersih sekitar 60 persen. 

Untuk proses belajar mengajar, masih belajar mengajar dengan alam dan belum mengajar dengan pelajaran sebagaimana mestinya kurikulum. 

Para siswa maupun guru memfokuskan menata kembali ruangan, sekolah lumpur-lumpur yang belum dibersihkan, dibersihkan kembali.

Baca juga: Pulihkan Trauma Anak Pasca Banjir, Bintang Kecil Aceh Hadir di Bireuen

Secara umum  katanya, SMKN 1 Peusangan sudah bersih sekitar 60 persen. SMAN 1 Peusangan Siblah Krueng sekitar 70 persen bersih.

Kemudian, SMAN 1 Peusangan dan SMAN 2 Peusangan dan SMAS Al Furqan sudah bersih, serta SMAN 2 Kutablang sudah bersih sekitar 80 persen. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved