Rabu, 10 Juni 2026

Berita Banda Aceh

Polda Aceh Sudah Bangun 206 Sumur Bor di Wilayah Terdampak Bencana

Polda Aceh telah membangun 206 sumur bor di 18 wilayah terdampak banjir dan longsor, melebihi target 161 unit.

Tayang:
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
BANGUN SUMUR BOR – Personel Polda Aceh terlibat langsung dalam proses pembangunan sumur bor untuk korban terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada akhir November 2025 lalu. Dok Humas Polda Aceh 

Ringkasan Berita:
  • Polda Aceh telah membangun 206 sumur bor di 18 wilayah terdampak banjir dan longsor, melebihi target 161 unit.
  • Program ini diprioritaskan Kapolda Aceh untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat pascabencana.
  • Aceh Tamiang menjadi wilayah terbesar dengan 177 sumur, didukung sinergi jajaran Polda, pemerintah daerah, dan masyarakat.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Polda Aceh sudah berhasil membangun sebanyak 206 sumur bor yang tersebar di 18 wilayah terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh. 

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto menyampaikan, pembangunan sumur bor ini sebelumnya ditargetkan sebanyak 161 unit.

Namun ternyata capaiannya lebih banyak, di mana hingga saat ini telah berhasil direalisasikan sebanyak 206 unit.

“Hingga saat ini, Polda Aceh terus melaksanakan berbagai kegiatan pemulihan (recovery), termasuk pembangunan sumur bor di wilayah-wilayah terdampak bencana,” urai Kabid Humas. 

“Saat ini juga, masih terdapat sejumlah sumur bor yang dalam proses pembangunan,” kata Joko, Selasa (6/1/2026).

Ia menyampaikan, bahwa pembangunan sumur bor tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polda Aceh dan jajaran dalam menjawab kebutuhan mendesak masyarakat terdampak bencana, khususnya terkait akses terhadap air bersih.

Baca juga: Satlantas Polres Aceh Selatan Bangun Sumur Bor untuk Warga Trumon Tengah

“Pembangunan sumur bor ini merupakan atensi dan prioritas langsung Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, terutama dalam kondisi darurat pascabencana,” terang dia. 

“Air bersih menjadi kebutuhan paling mendasar yang harus segera dipenuhi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program pembangunan sumur bor tersebut menyasar 18 kabupaten/kota di Aceh yang terdampak bencana banjir dan longsor. 

Dari jumlah tersebut, Kabupaten Aceh Tamiang menjadi wilayah dengan pembangunan terbesar, yakni sebanyak 177 unit dan telah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak.

Sementara itu, kabupaten/kota lainnya yang juga dibangun sumur bor meliputi Kabupaten Bireuen, Aceh Timur, Aceh Utara, Pidie Jaya, Pidie, Bener Meriah, dan Aceh Tengah.

Lalu, Kabupaten Nagan Raya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Jaya, Aceh Barat, serta Kota Lhokseumawe, Kota Subulussalam, dan Kota Langsa.

Baca juga: Polres Nagan Bantu Sumur Bor untuk Dayah Zada Tripa Makmur, Diresmikan Kapolres

“Keberhasilan pembangunan sumur bor ini tidak terlepas dari sinergi seluruh jajaran Polda Aceh, serta dukungan pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat setempat,” terang Joko. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved