Jumat, 8 Mei 2026

Aceh Barat Daya

Zulkarnaini Resmi Pimpin KONI Abdya, Janji tidak Terima Intensif Apapun Selama Menjabat

Zulkarnaini, juga menyampaikan komitmennya tidak akan menerima intensif apapun selama memimpin KONI Abdya.

Tayang:
Penulis: Masrian Mizani | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/Masrian Mizani
MUSORKABLUB - Zulkarnaini (tengah) foto bersama pengurus cabang olahraga (Cabor) usai terpilih sebagai Ketua Umum KONI Abdya, Kamis (8/1/2026). 

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia
Masrian Mizani I Aceh Barat Daya 


SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya) Zulkarnaini resmi pimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh Barat Daya (Abdya) periode 2026-2030.

Ketua DPC PKB itu terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Muskorkablub) KONI Abdya yang berlangsung di aula Arena Motel, Blangpidie, Kamis (8/1/2026).

Pada Muskorkablub tersebut, Zulkarnaini, mendapatkan dukungan 23 cabang olahraga (Cabor) dari 24 cabor aktif.

Dalam pidato perdananya, Zulkarnaini mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terutama pengurus cabor yang telah memberikan dukungan kepadanya untuk memimpin KONI Abdya satu periode kedepan.

Pada kesempatan itu, Zulkarnaini, juga menyampaikan komitmennya tidak akan menerima intensif apapun selama memimpin KONI Abdya.

"Saya berjanji, selama menjabat sebagai Ketua KONI tidak akan menerima intensif apapun. Dan hari ini saya juga menghibahkan uang pribadi saya Rp 100 juta untuk KONI Abdya," ucap Zulkarnaini.

Ia juga menegaskan bahwa KONI Abdya tetap independen dari kepentingan politik.

Meskipun ia dikenal sebagai Ketua PKB Abdya, Zulkarnaini berkomitmen tidak akan membawa simbol, warna, maupun kepentingan politik partainya le tubuh KONI.

Ia juga mengakui bahwa ia bukan sosok yang datang dari latar belakang teknokratis di bidang olahraga. Tapi ia ingin hadir sebagai pemimpin yang akan mengayomi seluruh cabang olahraga (Cabor), bukan perancang sistem yang berorientasi bisnis.

"Jangan heran nantinya di bawah kepemimpinan saya tidak ada kalkulator, karena saya hadir sebagai leader, bukan akuntan atau marketing," tegasnya.

Zulkarnaini juga menyampaikan bahwa KONI adalah rumah besar bagi seluruh cabang olahraga dan menjadi pusat pembinaan atlet-atlet Kabupaten Abdya.

Zulkarnain juga menegaskan apabila anggaran yang diberikan pemerintah tidak mampu membuat atlet berprestasi, maka anggaran tersebut sebaiknya digunakan untuk membangun rumah dhuafa.

"Apapun yang terjadi pada periode sebelumnya, tidak akan ada lagi di periode ini. Saya mengajak seluruh pengurus dan cabor agar tetap berkolaborasi untuk kemajuan olahraga di Kabupaten Abdya," pungkas Zulkarnaini. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved